![]() |
| Bupati Al-Farlaky, menyalurkan bantuan Kitab secara simbolik di Matang Rayeuk, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur (12012) |
ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyalurkan bantuan kitab kepada 39 dayah di wilayah tersebut, terutama lembaga pendidikan Islam yang terdampak bencana banjir pada akhir 2025. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan belajar para santri sekaligus mendukung pemulihan aktivitas pendidikan dayah pascabencana.
Penyerahan bantuan kitab secara simbolis dilakukan oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H., M.Si., di sela-sela peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Simpang Ulim, Senin (12/10/2026).
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Dayah Raudhatul Huda yang berlokasi di Matang Rayeuk, Kecamatan Simpang Ulim.
Bantuan ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan, khususnya bagi dayah yang menghadapi kendala akibat bencana banjir.
Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, penyaluran kitab tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan bahan ajar serta menjaga agar kegiatan belajar mengajar di dayah tetap berjalan.
Menurutnya, dayah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga berakhlak mulia dan memahami nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, perhatian terhadap kebutuhan lembaga pendidikan dayah dinilai penting, terlebih bagi institusi yang masih berupaya memulihkan kegiatan pendidikan setelah terdampak bencana.
Al-Farlaky berharap kitab-kitab yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para guru dan santri untuk menunjang proses pembelajaran serta memperkuat tradisi keilmuan Islam di Aceh Timur.
Dayah Raudhatul Huda Apresiasi Bantuan Pemerintah
Dewan guru Dayah Raudhatul Huda menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Timur atas bantuan kitab yang diberikan kepada lembaga pendidikan tersebut.
Mereka menilai bantuan itu bermanfaat untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan kitab yang digunakan para santri dalam menuntut ilmu agama.
Dewan guru juga berharap perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terhadap pendidikan dayah dapat terus berlanjut, terutama bagi lembaga pendidikan Islam yang terdampak banjir dan masih menghadapi tantangan dalam memulihkan aktivitas pembelajaran.
Bagi dayah, ketersediaan kitab bukan sekadar persoalan sarana belajar, melainkan juga bagian penting dalam menjaga kesinambungan pendidikan agama dan pewarisan ilmu kepada generasi muda.
Penyaluran bantuan kepada 39 dayah tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para guru dan santri untuk terus melanjutkan kegiatan pendidikan, meskipun sejumlah lembaga sebelumnya menghadapi dampak bencana.
Dukungan terhadap pendidikan dayah juga menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi keilmuan Islam yang telah lama tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Aceh.
Ke depan, keberlanjutan perhatian terhadap kebutuhan dayah diharapkan dapat membantu memperkuat kualitas pembelajaran serta mendukung pemulihan lembaga pendidikan Islam yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Timur.(**)

0 Komentar