![]() |
| Zulfikar (26) tahun waga Padang Tiji, Pidie, ditemukan meninggal dunia dalam Kamar Kedai Farfum di Desa Blangme Barat, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh (20/2) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Seorang pemuda asal Kabupaten Pidie, Zulfikar (26), ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sebuah kedai parfum di kawasan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, Desa Blangme Barat, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Jumat (20/2/2026).
Korban pertama kali diketahui tak bernyawa setelah keluarga kehilangan kontak dan tak mendapat respons saat mencoba menghubunginya.
Abang korban, Maksalmina (28), menuturkan komunikasi terakhir dengan almarhum terjadi sekitar pukul 06.00 WIB melalui video call. Saat itu, kondisi Zulfikar disebut masih tampak sehat.“Pagi tadi sempat video call, dia bilang mau tunggu lebih pagi lagi baru tidur. Tidak ada keluhan apa pun,” ujar Maksalmina kepada wartawan.
Namun hingga siang hari, panggilan telepon keluarga tak lagi direspons. Merasa khawatir, pihak keluarga meminta bantuan tetangga untuk memastikan kondisi korban dengan mendobrak pintu belakang kedai tempat ia tinggal.“Setelah pintu terbuka, adik kami ditemukan dalam kondisi tengkurap dan sudah kaku,” katanya.
![]() |
| Jenazah Zulfikar di jemput keluarga di Puskesmas Jeunieb untuk dibawa pulang ke Desa Cot Kunyet, Padang Tiji, Pidie (20/2) |
Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Jeunieb untuk pemeriksaan awal. Dokter piket Puskesmas Jeunieb, dr. Sri, menjelaskan saat korban tiba di fasilitas kesehatan, kondisinya sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Pasien dibawa dalam keadaan tidak sadar, pupil dilatasi maksimal, nadi tidak teraba, akral dingin, dan tubuh sudah kaku,” jelas dr. Sri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari delapan jam sebelum tiba di puskesmas."Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan visum. Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai takdir dan menolak proses autopsi lebih lanjut.
Kapolres Bireuen melalui Kanit Reskrim Polsek Jeunieb, Aipda T. Maulana M, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.“Dari hasil pengecekan di TKP dan pemeriksaan luar, tidak ada indikasi kekerasan. Barang-barang milik korban juga tidak ada yang hilang,” ujarnya.
Karena tidak ditemukan unsur pidana serta adanya permintaan keluarga yang menerima kejadian itu sebagai musibah, pihak kepolisian mempersilakan jenazah dibawa pulang untuk dimakamkan.
Zulfikar diketahui lahir pada 21 Februari 2000. Ia meninggal dunia sehari sebelum genap berusia 26 tahun.
Jenazah almarhum kemudian dipulangkan menggunakan ambulans Puskesmas Jeunieb ke kampung halamannya di Desa Cot Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat korban, yang tak menyangka komunikasi hangat di pagi hari berubah menjadi kabar duka beberapa jam kemudian.(**)


0 Komentar