ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Pemerintah Gampong Alue Ie Itam, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, mulai mematangkan arah pembangunan untuk Tahun Anggaran 2027. Pembahasan dilakukan melalui Rembuk Stunting dan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Pra-Musrenbang di Meunasah Gampong Alue Ie Itam, Rabu (23/9/2026). Forum ini melibatkan unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tenaga kesehatan, pendamping desa, Tuha Peut, perangkat gampong, serta tokoh masyarakat dan pemuda.
Kegiatan turut dihadiri Camat Peudawa, Iskandarsyah, S.Sos., M.AP., Kapolsek Ipda Jamal, S.H., perwakilan Danramil/Babinsa Fadli Hanggara, Koordinator Kecamatan Pendamping Desa (Korcam PD) Peudawa, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta unsur masyarakat lainnya.
Rembuk Stunting menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Peserta membahas berbagai langkah yang dapat dilakukan di tingkat gampong untuk mencegah dan menangani stunting.
Pembahasan diarahkan pada pemetaan kebutuhan masyarakat, terutama menyangkut kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta peningkatan kesadaran keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Selain persoalan kesehatan dan gizi, forum juga menjadi ruang untuk melihat kebutuhan pembangunan gampong secara lebih luas.
Melalui Pra Musrenbang, pemerintah gampong bersama masyarakat melakukan penjaringan, pembahasan, serta penyusunan berbagai usulan yang akan menjadi bahan dalam menentukan prioritas program pembangunan Tahun Anggaran 2027.
Keuchik Alue Ie Itam mengatakan, Rembuk Stunting dan Pra Musrenbang merupakan bagian penting dalam memastikan perencanaan pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat.
“Melalui rembuk stunting dan Pra Musrenbang ini, kita berharap seluruh usulan masyarakat dapat dibahas secara bersama-sama dan menjadi dasar dalam menentukan prioritas kegiatan gampong untuk Tahun Anggaran 2027,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan agar proses perencanaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Gampong Alue Ie Itam.
Ia juga berharap seluruh unsur masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan, sehingga pembangunan gampong ke depan dapat dilaksanakan secara transparan dan partisipatif.
Dalam forum tersebut, peserta diberi kesempatan menyampaikan berbagai masukan dan usulan. Seluruh aspirasi yang muncul selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana pembangunan Gampong Alue Ie Itam untuk Tahun Anggaran 2027.
Rembuk Stunting dan Pra Musrenbang ini sekaligus menjadi ruang bersama bagi pemerintah gampong dan masyarakat untuk menyepakati arah pembangunan dengan menempatkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak serta peningkatan kesejahteraan, sebagai bagian dari perhatian dalam perencanaan pembangunan.(Razali)

0 Komentar