Breaking News

BREAKING NEWS: Simpang Nalan Geger, Pria Bawa Parang Mengamuk, Seorang Perempuan Dirujuk ke RSUD

Seorang Pria diduga Gangguan jiwa menghadang pengendara di jalan nasional Banda Aceh-Medan di Simpang Nalan, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh (17/9) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Seorang pria berinisial M. Ali diduga mengamuk sambil membawa parang di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di kawasan Simpang Nalan, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen. Seorang perempuan terluka dan dua sepeda motor rusak dalam kejadian tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Kamis (17/9/2026). Aksi M. Ali sempat membuat pengendara panik dan arus lalu lintas di jalan nasional tersebut tersendat.

Informasi yang dihimpun, M. Ali tiba-tiba menghadang kendaraan yang melintas sambil membawa senjata tajam (parang) . Dalam aksinya, ia diduga mengayunkan ke arah pengendara yang sedang melintas.

"Pelaku tiba-tiba menghadang kendaraan di jalan raya dengan menggunakan senjata tajam (parang). Dalam aksinya spontan, yang bersangkutan membacok dua kendaraan bermotor yang sedang melintas," kata Anwar.


Akibat kejadian itu, seorang perempuan mengalami luka lecet saat lari menyelamatkan diri. Sedangkan Sepeda motor yang dikendarainya rusak diamuk hantaman parang oleh M.Ali.

Korban kemudian mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Peulimbang. Karena mengalami luka akibat terjatuh dijalan, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Bireuen untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Aksi tersebut berlangsung spontan dan membuat pengguna jalan di sekitar lokasi berupaya menghindar. Arus kendaraan sempat tersendat karena warga dan pengendara berhenti di sekitar lokasi kejadian.

Warga bersama pihak keamanan kemudian mengamankan M. Ali. Pria tersebut dibawa ke Puskesmas Jeunieb untuk mendapatkan penanganan sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Bireuen.

Anwar menyebut dua sepeda motor mengalami kerusakan akibat hantaman senjata tajam tersebut. "Dari aksi spontan itu, korban diperkirakan mengalami luka serius. Sementara motor yang dikendarai rusak parah akibat hantaman senjata tajam (parang) oleh M. Ali," ujarnya.

Keuchik Gampong Sampo Ajad, Muhammad, membenarkan M. Ali merupakan warga setempat. Ia menyebut M. Ali telah mengalami gangguan kejiwaan selama bertahun-tahun.

Muhammad mengatakan selama ini M. Ali tidak pernah melakukan kekerasan terhadap orang lain, baik di gampong maupun di tempat lainnya.

"Penyakit yang diderita M. Ali biasanya kambuh setiap tahun dengan kesan gangguan selama dua bulan dalam setahun. Dan sebelumnya tidak pernah menyasar dan memakan korban, jika kambuh pun hanya sebatas mengomel dan merepet tak karuan di warung-warung Gampong," kata Muhammad.

Menurut Muhammad, kejadian di Simpang Nalan merupakan tindakan yang berbeda dari perilaku M. Ali ketika mengalami kekambuhan sebelumnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Polsek Jeunieb/Polres Bireuen belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian, kondisi korban, kerusakan kendaraan, maupun penanganan terhadap M. Ali.

Media masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian, keluarga korban, keluarga M. Ali, serta pihak RSUD Bireuen untuk memperoleh perkembangan terbaru.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya