Breaking News

Abang Samalanga Adalah Loyalis Muallem

Oleh: Afrizal, SE,.CBJ
Zulfadhli., A.Md, Ketua DPR Aceh bersama H. Muzakkir Manaf, Gubernur Provinsi Aceh (doc) 

 REAKSIONE.ID |
 Zulfadli,A.Md, atau yang sering disapa Abang Samalanga, adalah putra asli Samalanga kelahiran 17 Februari 1972. Ia anak dari pasangan Muhammad Adam Husein dan Hajjah Hasna Husein.

Sebagai kader Partai Aceh dari kalangan mantan petempur, ia berhasil mempertahankan kursi anggota DPRA selama tiga periode (lima belas tahun) 

Periode pertama 2014-2019 ia terpilih dari dapil 3 Bireuen. Selanjutnya periode kedua 2019-2024, dan kembali terpilih pada periode ketiga 2024-2029.

Zulfadli telah membuktikan kesetiannya secara konsisten kepada Muallem.  Hal itu terlihat bukan hanya dari ucapan, tapi juga dari dukungan dan pendirian yang tidak berubah di berbagai situasi.

"Meskipun di tengah banyaknya kepentingan, sikapnya tetap bertahan pada komitmen awal.
 
Loyalitas seperti ini penting untuk menjaga kekompakan sesama tim, tujuannya memperkuat kepercayaan antara pemimpin dan anggota.

Karena itu, sikap ini layak diapresiasi. Kalau tetap diimbangi dengan ruang untuk kritik, loyalitasnya bisa jadi contoh bagi kader-kader lain.

Sebelumnya pada 19 Oktober 2023 ia mendapat kepercayaan dari Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf untuk menjabat sebagai Ketua DPRA menggantikan Saiful Bahri (Pon Yahya) untuk sisa masa jabatan 2019-2024.
 
Usulannya sebagai Ketua DPRA muncul atas inisiatif Tengku Darwis Djeunieb Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Bireuen 

Menurutnya, Zulfadli mampu memikul tanggung jawab sebagai wakil rakyat di parlemen Aceh.

Ia memberi contoh pada 31 Maret 2019. Saat itu meski hanya menjabat sekretaris Komisi 4, ia berani melawan keputusan Ketua DPRA Jamaluddin untuk membatalkan pengesahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). 

Alasannya, penempatan tiga anggota DPRA dari Partai PPP, dan Golkar di komisi lima dan enam dianggap tidak adil karena melanggar tata tertib dewan 

Sementara kader Partai Aceh yang merupakan koalisi justru tidak mendapat kesempatan, padahal ketua parlemen saat itu juga kader Partai Aceh.

"Abang Samalanga melakukan interupsi di sidang paripurna saat Jamaludin ingin mengesahkan susunan AKD," jelasnya.

Sebagai bentuk penolakan atas keputusan yang dianggap sepihak, ia melakukan walk out dan memboikot pengesahan tersebut.

Pertimbangannya, sejak Partai Aceh menjadi partai lokal sudah tiga kali ikut pemilu.

Tapi belum pernah Ketua DPR Aceh dijabat oleh kader Partai Aceh dari Bireuen. Maka sudah saatnya diberi kesempatan agar ada pembagian kekuasaan dalam organisasi.

"Sudah tiga kali Partai Aceh ikut pemilu di Aceh, namun kader Partai Aceh dari Bireuen belum pernah menjabat Ketua DPR Aceh, tolong Muallem pertimbangkan," sarannya kepada Muallem.

Selain itu ia juga berperan besar memuluskan jalan Muallem menuju kursi Aceh 1. 

pertimbangannya bukan untuk melanggar aturan, tapi pandangnya jika pejabat dari daerah akan lebih mengenal kearifan lokal dan dinamika politik di wilayah 
 
Di masa kepemimpinannya selama sepuluh bulan sejak dilantik pada 23 Oktober 2023 hingga 30 September 2024, 

ia berhasil mengusulkan pergantian PJ Gubernur Aceh Letjen TNI Purnawirawan Ahmad Marzuki untuk masa jabatan 16 Juli 2022 sampai 13 Maret 2024.

Selanjutnya digantikan oleh Bustami Hamzah yang saat itu Sekda Aceh. Lima bulan menjabat (dari 13 Maret 2024 hingga 22 Agustus 2024) kemudian ia mengundurkan diri Karena maju sebagai calon gubernur Aceh

Setelah itu digantikan oleh Safrizal, Dirjen Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri-RI) 

Kini posisi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh telah dijabat secara definitif oleh Muzakir Manaf dan Fadhullah untuk periode 2025-2030.

Penulis:
 Afrizal, SE,.CBJ

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya