Breaking News

BREAKING NEWS: Bayi 10 Bulan Asal Bireuen Butuh Operasi Jantung ke Jakarta, Keluarga Terkendala Biaya

Sultan Azzam Mubaraq (10) bulan, menderita Kelainan Jantung, warga Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Aceh (26/10) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Di usianya yang baru menginjak 10 bulan, Sultan Azzam Mubaraq harus menghadapi perjuangan medis akibat Kelainan Jantung yang dideritanya. Bayi asal Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Aceh, itu membutuhkan penanganan medis di Jakarta sesuai rekomendasi dokter. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga kini menjadi tantangan untuk mengantarkannya mendapatkan pengobatan yang diperlukan.

Di tengah harapan agar buah hati mereka segera memperoleh penanganan medis, Ikhwana (36) dan istrinya, Jumala (25), masih memikirkan biaya perjalanan menuju Jakarta serta kebutuhan hidup selama mendampingi Sultan menjalani pengobatan.

Ikhwana sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan terbatas. Sementara Jumala merupakan ibu rumah tangga. Kondisi ekonomi tersebut membuat keluarga ini kesulitan memenuhi kebutuhan di luar biaya tindakan medis, meskipun biaya operasi Sultan telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Jaminan pembiayaan operasi melalui BPJS Kesehatan menjadi secercah harapan bagi keluarga Sultan. Namun, perjalanan menuju Jakarta dan kebutuhan selama mendampingi bayi tersebut menjalani pengobatan masih membutuhkan dukungan finansial.

Pengeluaran untuk transportasi, makan, serta tempat tinggal selama berada di Jakarta menjadi beban yang harus dipersiapkan keluarga. Bagi Ikhwana yang menggantungkan penghasilan dari pekerjaan sebagai buruh tani, kebutuhan tersebut bukan perkara mudah untuk dipenuhi dalam waktu singkat.

Di tengah kondisi itu, keluarga berharap kepedulian masyarakat, komunitas sosial, lembaga kemanusiaan, dan para dermawan dapat membantu agar Sultan memperoleh penanganan medis sesuai anjuran dokter.

Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan pangan kepada keluarga Sultan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi kesulitan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dr. Alfian, Senin (26/10/2026), mengatakan bantuan tersebut telah disalurkan. Ia juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak untuk membantu memenuhi kebutuhan perjalanan dan pendampingan keluarga selama pengobatan di Jakarta.

“Bantuan pangan sudah kami salurkan. Kami berharap ada kepedulian dari masyarakat dan berbagai pihak untuk membantu kebutuhan perjalanan serta biaya pendampingan keluarga selama anaknya menjalani pengobatan di Jakarta,” kata Alfian.

Menurutnya, dukungan bersama diharapkan dapat meringankan beban keluarga sehingga Sultan bisa menjalani proses pengobatan sesuai rekomendasi dokter.

Bantuan pangan yang telah diberikan menjadi bentuk dukungan awal. Sementara kebutuhan transportasi dan biaya hidup selama mendampingi Sultan masih memerlukan perhatian dari pihak-pihak yang bersedia membantu.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, keluarga Ikhwana mengharapkan uluran tangan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap perjuangan Sultan.

Donasi yang terkumpul diharapkan dapat digunakan untuk membantu biaya perjalanan ke Jakarta serta kebutuhan makan dan tempat tinggal selama proses pengobatan berlangsung.

Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui rekening berikut:

Nama pemilik rekening: Ikhwana
Bank: Bank Syariah Indonesia (BSI) 
Nomor rekening: 7197718735
Nomor HP: 082361835763

Masyarakat yang hendak berdonasi dapat menghubungi nomor tersebut untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kebutuhan keluarga dan penyaluran bantuan.

Di tengah keterbatasan ekonomi, Ikhwana dan Jumala terus berupaya membuka jalan bagi kesembuhan putra mereka. Bagi keduanya, setiap dukungan yang diberikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan perjalanan, tetapi juga menjadi penguat semangat dalam mendampingi Sultan menjalani pengobatan.

Kepedulian masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga tersebut. Sebab, ketika biaya operasi telah mendapat jaminan, perjalanan menuju tempat pengobatan dan kebutuhan untuk mendampingi seorang bayi tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya