![]() |
| Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menerima bantuan alat kesehatan dari Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta untuk membantu masyarakat korban bencana hidrometeorologi (1/9) |
ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan alat kesehatan ortotik prostetik (OP) dari Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta (RSO Soeharso) untuk membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya pasien yang membutuhkan alat bantu anggota gerak.
Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di RSUD SAAS Peureulak, Selasa (1/9/2026).
Bupati mengatakan bantuan itu merupakan tindak lanjut komunikasi Pemkab Aceh Timur dengan Menteri Kesehatan RI saat kunjungan ke Aceh Timur setelah bencana banjir.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Aceh Timur menyampaikan sejumlah kebutuhan penanganan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami dampak serius akibat bencana. Salah satunya kebutuhan layanan ortotik prostetik bagi warga yang mengalami kehilangan atau gangguan fungsi anggota gerak.
“Waktu Pak Menteri Kesehatan datang ke Aceh Timur saat bencana banjir, kita menyampaikan beberapa kebutuhan, termasuk terkait ortotik prostetik, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan kaki palsu maupun tangan palsu,” ujar Al-Farlaky.
Permintaan itu kemudian ditindaklanjuti Kementerian Kesehatan dengan menghubungkan Pemkab Aceh Timur dengan RSO Soeharso Surakarta, rumah sakit rujukan nasional yang bergerak di bidang ortopedi, traumatologi, dan rehabilitasi medik.
"Permintaan tersebut kemudian ditindaklanjuti Kementerian Kesehatan dengan menghubungkan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dengan RSO Soeharso Surakarta, rumah sakit rujukan nasional di bidang ortopedi, traumatologi dan rehabilitasi medik," tambah Al Farlaky lagi.
Kegiatan di RSUD SAAS Peureulak tidak hanya diisi dengan penyerahan bantuan. Tim RSO Soeharso juga memberikan edukasi dan pendampingan mengenai pemanfaatan alat kesehatan ortotik prostetik.
Pemasangan kaki palsu kepada salah seorang pasien turut dilakukan secara simbolis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.
Menurut Al-Farlaky, kehadiran perwakilan RSO Soeharso, dr. Imran, juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kesiapan pelayanan ortopedi dan rehabilitasi di rumah sakit daerah.
“Dokter yang datang dari Surakarta juga melakukan edukasi dan melihat langsung alat-alat yang kita miliki di rumah sakit, khususnya terkait ortopedi. Ada beberapa hal yang disampaikan memang harus kita perbaiki,” katanya.
Evaluasi tersebut, lanjutnya, menjadi bahan bagi Pemkab Aceh Timur untuk melakukan pembenahan pelayanan. Perbaikan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan peralatan, tetapi juga menyangkut penataan ruangan dan sistem pelayanan pasien.
“Ruangannya juga harus kita data dan tata kembali terkait dengan pelayanan terhadap para pasien yang akan berobat di rumah sakit Peureulak,” ujarnya.
Al-Farlaky menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan RI dan RSO Soeharso Surakarta atas perhatian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat Aceh Timur, terutama warga yang masih membutuhkan penanganan setelah terdampak bencana.
Ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan layanan ortopedi dan rehabilitasi di Aceh Timur sehingga masyarakat tidak selalu harus mendapatkan penanganan di luar daerah.
“Ini tentu menjadi bagian penting dalam upaya kita memperkuat pelayanan kesehatan di Aceh Timur, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana dan membutuhkan layanan ortotik prostetik,” pungkas Al-Farlaky.

0 Komentar