Breaking News

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky Menerima Penghargaan SMSI Aceh Award 2026 kategori Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir (5/9) 

 BANDA ACEH, REAKSIONE.ID | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meraih SMSI Aceh Award 2026 kategori Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir. Penghargaan itu diberikan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh dalam ajang SMSI Aceh Awards 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5 September 2026) malam.

SMSI Aceh Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah, tokoh, dan institusi yang dinilai memberikan kontribusi, inovasi, dedikasi, serta inspirasi bagi kemajuan Aceh.

Penghargaan yang diterima Al-Farlaky tidak lepas dari kiprah Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam penanganan bencana, terutama dalam menjangkau masyarakat yang berada di wilayah sulit dan terisolir.

Al-Farlaky mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar penghormatan pribadi. Menurutnya, penghargaan itu menjadi motivasi bagi Pemkab Aceh Timur untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika menghadapi situasi darurat dan proses pemulihan pascabencana.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh masyarakat Aceh Timur dan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang bersama-sama bekerja dalam penanganan bencana,” kata Bupati Al-Farlaky.

Dia menyampaikan terima kasih kepada SMSI Aceh atas penghargaan tersebut. Al-Farlaky menilai apresiasi itu sekaligus menjadi pengingat agar pemerintah selalu menempatkan keselamatan dan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas.

“Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkan, terutama saudara-saudara kita yang berada di wilayah terisolir dan terdampak bencana,” ujarnya.

Al-Farlaky menegaskan Pemkab Aceh Timur terus mendorong percepatan pemulihan pascabencana. Salah satu fokusnya adalah pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.

Selain hunian tetap, pemerintah daerah juga mendorong rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah fasilitas publik yang terdampak bencana, termasuk sekolah dan infrastruktur dasar lainnya.

"Proses rehab rekon saat ini sedang berjalan dengan baik di Aceh Timur. Pembangunan huntap bagi penyintas banjir, revitalisasi sekolah sekolah dan perbaikan infrastruktur lainnya sedang berlangsung. Berbagai upaya kita lakukan dan kita dorong pusat untuk terus membantu kita dan tidak meninggalkan kita masa rehab rekon ini," demikian tutup Bupati Al-Farlaky.

Upaya tersebut dilakukan setelah banjir besar melanda sejumlah wilayah Aceh Timur pada November 2025. Bencana itu berdampak terhadap masyarakat, fasilitas publik, serta infrastruktur di sejumlah kawasan.

Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Aceh Timur melakukan penanganan mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, pemulihan fasilitas umum, hingga mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pemkab Aceh Timur juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta kementerian dan lembaga terkait. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak mendapat dukungan dalam proses pemulihan.

Bagi Al-Farlaky, penghargaan SMSI Aceh Award 2026 menjadi dorongan agar pemerintah tidak berhenti pada penanganan saat bencana terjadi.

Kehadiran pemerintah, kata dia, harus terus dirasakan masyarakat hingga proses pemulihan benar-benar tuntas, termasuk oleh warga yang tinggal di kawasan sulit dijangkau dan terisolir.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya