Breaking News

Transaksi Nontunai Dana BOS Jadi Sorotan, Cabdin Bireuen Gandeng Bank Aceh Syariah

Audensi Cabdin Pendidikan Bireuen, SMK, SMA dan SLB dengan Bank Aceh Syari'ah Cabang Kabupaten Bireuen, Aceh (13/8) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Pengelolaan transaksi nontunai Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi perhatian Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen. Untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mengatasi kendala teknis di sekolah, Cabdin Bireuen melakukan audiensi dengan Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Bireuen.

Audiensi tersebut dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen, Yusnita, S.E., Ak., S.Pd., M.Pd. Pertemuan berlangsung di Kantor Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen dan turut membahas tata kelola transaksi nontunai Dana BOS untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Yusnita hadir bersama Kepala Seksi Manajemen Mutu Zulfikri, S.Ag., M.M., serta perwakilan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Bireuen.

Rombongan diterima Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen, Fery Kurniawan, bersama jajaran.

Yusnita mengatakan audiensi tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum untuk mencari solusi terhadap persoalan yang ditemukan selama monitoring dan evaluasi (monev) ke sekolah.

Menurutnya, tim Cabdin Bireuen telah melakukan monev terhadap 60 sekolah SMA, SMK, dan SLB. Dari kegiatan tersebut, ditemukan sejumlah kendala teknis terkait penerapan transaksi nontunai dalam pengelolaan Dana BOS.

"Pertemuan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus ruang untuk mendiskusikan implementasi transaksi nontunai tata kelola Dana BOS serta berbagai kendala teknis yang dihadapi para kepala sekolah di lapangan," ujar Yusnita.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Fery Kurniawan menyambut positif langkah Cabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen.

Bank Aceh Syariah menyatakan siap memberikan sosialisasi dan edukasi terkait sistem transaksi nontunai kepada kepala sekolah dan bendahara sekolah.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pengelola keuangan sekolah, sehingga transaksi Dana BOS dapat dilakukan secara lebih efektif, tertib, dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain membahas transaksi nontunai, audiensi juga berkembang pada upaya memperkuat dukungan terhadap peningkatan kapasitas kepala sekolah dan berbagai kegiatan pendidikan.

Pengurus MKKS SMA sekaligus Kepala SMAN 2 Bireuen, Hasan Basri, menyampaikan harapan agar Bank Aceh Syariah turut memfasilitasi kegiatan penguatan kapasitas kepala sekolah.

Ia juga berharap dukungan terhadap berbagai agenda prestasi siswa, di antaranya Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), serta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN).

Pihak Bank Aceh Syariah merespons positif aspirasi tersebut. Dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan penguatan kapasitas sekolah disebut akan diupayakan secara bertahap.

Pertemuan kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran Cabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen dan Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan perbankan, khususnya dalam mendorong pengelolaan Dana BOS yang lebih efisien, transparan, dan adaptif terhadap sistem transaksi nontunai.

Bagi Cabdin Bireuen, perbaikan tata kelola bukan hanya soal transaksi digital, tetapi juga memastikan kepala sekolah dan bendahara memiliki pemahaman yang memadai agar pengelolaan anggaran pendidikan berjalan lebih tertib dan mendukung kebutuhan sekolah serta peserta didik.

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya