![]() |
Kondisi Akses penghubung Kecamatan Jeunieb-Pandrah terputus dan kunjungan Bupati Bireuen saat jembatan Matang Bangka masih dapat di lalui (dok) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memastikan pembangunan kembali Jembatan Matang Bangka di Kecamatan Jeunieb akan segera dimulai. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen tengah menuntaskan dokumen lelang sebagai tahapan awal sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.
Pemkab Bireuen (Jubir) mengatakan proses administrasi sedang dipercepat. Setelah dokumen rampung, proyek pembangunan jembatan akan segera memasuki tahap tender.
Menurutnya, Bupati Bireuen H. Mukhlis, sejak awal menjabat memberikan perhatian khusus terhadap perbaikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk Jembatan Matang Bangka yang mengalami kerusakan akibat abrasi dan terjangan banjir beberapa tahun lalu.
"Sesaat setelah dilantik sebagai Bupati Bireuen, H. Mukhlis langsung meninjau lokasi jembatan di Matang Bangka. Dari hasil peninjauan itu diputuskan bahwa jembatan lama tidak lagi direhabilitasi, melainkan dibangun kembali dengan konstruksi baru," Dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan, bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada November 2025 turut memengaruhi prioritas pembangunan daerah. Meski demikian, Pemkab Bireuen tetap mempertahankan alokasi anggaran pembangunan Jembatan Matang Bangka dalam APBK Tahun Anggaran 2026.
Sebagai bagian dari persiapan pembangunan, sekitar dua bulan lalu Kepala Dinas PUPR Bireuen, Fadhli Amir, memerintahkan pembongkaran jembatan lama. Di lokasi tersebut nantinya akan dibangun jembatan baru dengan konstruksi rangka baja yang dinilai lebih kuat dan aman.
"Pemkab menargetkan pembangunan jembatan dapat dimulai dalam tahun anggaran 2026 setelah seluruh tahapan pengadaan selesai.
Atas kondisi tersebut, Pemkab Bireuen juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga yang selama ini harus menempuh jalur memutar untuk menuju kawasan di seberang sungai akibat tidak berfungsinya jembatan tersebut.
Catatan:
Sebelumnya, Jembatan Matang Bangka merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan wilayah Kecamatan Jeunieb, Pandrah, dan Simpang Mamplam.
Meski tidak rusak akibat bencana hidrometeorologi 2025, jembatan tersebut dibongkar pada awal 2026. Pernyataan pemerintah dirilis setelah sebelumnya, sejumlah Ibu-ibu mempertanyakan jembatan Matang Bangka, hingga viral di medsos (**)
sebagai bagian dari persiapan pembangunan jembatan permanen yang baru.(**)

0 Komentar