
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri Peringatan HUT ke-26 APKASI di Deli Serdang, Sumut (3/7)
DELI SERDANG, REAKSIONE.ID | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang berlangsung di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 1–3 Juli 2026.
Kehadiran Al-Farlaky menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam memperkuat sinergi antardaerah sekaligus membangun kolaborasi yang lebih luas guna mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain mengikuti seremoni HUT APKASI, Al-Farlaky juga menghadiri Dialog Otonomi Daerah yang mempertemukan para bupati dari berbagai kabupaten di Indonesia. Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi para kepala daerah untuk bertukar pengalaman, berbagi inovasi, serta membahas berbagai tantangan dalam pelaksanaan otonomi daerah.
Menurut Al-Farlaky, APKASI memiliki peran penting sebagai wadah kolaborasi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi daerah.
"Momentum HUT ke-26 APKASI dan Dialog Otonomi Daerah menjadi ruang yang sangat penting bagi pemerintah kabupaten untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat sinergi, serta mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan," ujar Al-Farlaky.
Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan berbagai rekomendasi dan kebijakan yang semakin berpihak kepada kepentingan daerah sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
"Kami berharap forum seperti ini melahirkan kebijakan yang semakin berpihak kepada daerah, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan pembangunan dapat berjalan lebih cepat serta merata," katanya.
Al-Farlaky menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai daerah melalui forum-forum nasional sebagai bagian dari upaya menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, setiap pengalaman dan praktik terbaik yang diterapkan daerah lain menjadi referensi berharga untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di Aceh Timur, meningkatkan kualitas layanan publik, sekaligus mendorong pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
"Bagi Aceh Timur, forum ini menjadi kesempatan strategis untuk menyerap berbagai praktik terbaik dari daerah lain. Pengalaman tersebut akan menjadi referensi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat," ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Al-Farlaky berharap hubungan antarpemerintah kabupaten di seluruh Indonesia semakin solid sehingga semangat kolaborasi dapat terus diperkuat demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap hubungan antarpemerintah kabupaten di seluruh Indonesia semakin solid, sehingga semangat kolaborasi dapat terus diwujudkan, tentunya untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(**)
0 Komentar