Breaking News

Target Rampung Dipacu: Bupati Bireuen Tinjau Progress Proyek Strategis Nasional

Bupati Bireuen, H. Mukhlis., ST bersama SKPK dan Ketua DPRK Meninjau Progress Pembangunan Jembatan Kutablang (28/4)

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung meninjau progres empat proyek infrastruktur strategis yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Rabu (29/4/2026). Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Bireuen Juniadi, SH, Sekretaris Daerah Ismunandar, ST., MT., Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, serta jajaran Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Bireuen.

Empat proyek yang menjadi fokus peninjauan meliputi pembangunan Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Jembatan Duplikasi Teupin Mane di Kecamatan Juli, pembangunan Sekolah Rakyat di Gampong Beunyoet, serta tanggul darurat Bendung Irigasi Pante Lhong di Kecamatan Juli.

Mukhlis menegaskan, dua jembatan duplikasi tersebut merupakan infrastruktur vital yang menopang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, sehingga penyelesaiannya harus dipercepat tanpa mengabaikan kualitas.

“Akses ini adalah urat nadi ekonomi masyarakat. Kami minta pelaksana bekerja maksimal agar segera dapat difungsikan dan mobilitas warga kembali normal,” ujar Mukhlis.

Berdasarkan laporan pelaksana proyek, progres pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah mencapai 42 persen dengan target penyelesaian pada Juli 2026. 

Sementara Jembatan Teupin Mane yang digarap PT PP (Persero) Tbk baru mencapai 17 persen dan ditargetkan dapat difungsikan pada Agustus 2026.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi pembatasan tonase maksimal 30 ton pada jembatan bailey yang saat ini digunakan sebagai jalur alternatif, guna mencegah kerusakan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

Saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Gampong Beunyoet, Mukhlis menyampaikan apresiasi atas progres proyek yang telah mencapai 48 persen. Proyek senilai Rp250 miliar tersebut ditargetkan rampung lebih awal pada 20 Juni 2026, sejalan dengan instruksi Presiden RI.

“Sekolah Rakyat ini menjadi harapan besar masyarakat Aceh. Dari seluruh daerah, hanya lima kabupaten/kota yang mendapatkan program ini. Dengan rencana penambahan tenaga kerja hingga lebih dari seribu orang, kami optimistis target percepatan bisa tercapai,” katanya.

Peninjauan ditutup di lokasi pembangunan tanggul darurat Bendung Irigasi Pante Lhong. Infrastruktur sepanjang 142 meter itu dibangun untuk mengalihkan aliran sungai agar kembali masuk ke pintu intake irigasi, sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat dapat terpenuhi.

Menurut Mukhlis, pekerjaan tanggul kini hampir selesai dan menyisakan sekitar 10 meter. Pemerintah menargetkan dalam waktu satu minggu ke depan aliran air sudah kembali normal.

“Jika selesai tepat waktu, irigasi bisa kembali berfungsi dan sawah petani tidak lagi kekurangan air,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh proyek strategis tersebut agar rampung sesuai target, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya