![]() |
Pembangunan Hunian Tetap untuk korban bencana, Kabupaten Bireuen, Aceh (Ilustrasi) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen mulai dikebut. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama sejumlah pihak swasta bergerak cepat membangun ratusan unit rumah layak huni di berbagai titik.
Data yang dihimpun hingga Minggu, 12 April 2026, menunjukkan pembangunan huntap tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Jangka, Peusangan, Juli, hingga Gandapura. Total sementara, sebanyak 152 unit huntap sudah mulai dibangun dan dalam berbagai tahap pengerjaan.
Di Kecamatan Jangka, pembangunan terfokus di Desa Kuala Ceurape, Bugeng, dan Alue Bayeu Utang. Di Kuala Ceurape, sebanyak 20 unit huntap sudah mulai dikerjakan dengan progres beragam, mulai dari pemasangan pondasi, hebel, plasteran hingga material yang sudah tersedia di lokasi.
Sementara di Bugeng, 10 unit tengah dikerjakan, dan satu unit di Alue Bayeu Utang masih tahap penyediaan material.
Untuk Kecamatan Juli, pembangunan juga terlihat signifikan.
Di Desa Balee Panah, 17 unit huntap sedang dibangun dengan progres mulai dari pondasi hingga pemasangan kusen. Bahkan, tiga unit rumah contoh telah rampung sejak Maret 2026. Selain itu, Desa Paya Cut juga masuk dalam daftar pembangunan tahap awal.
Di Kecamatan Peusangan, material untuk lima unit huntap di Desa Kapa telah tersedia di lokasi. Sementara dua unit relokasi warga Kuala Ceurape yang dibangun di Alue Kuta juga sudah memasuki tahap pengadaan material.
PT Blang Keutumba milik H. Subarni A. Gani membangun 60 unit huntap yang tersebar di sejumlah desa, antara lain Balee Panah, Teupin Mane, Simpang Jaya, Alue Limeng, hingga Salah Sirong. Namun, khusus di Salah Sirong, pembangunan belum dimulai akibat kendala distribusi material.
Selain itu, beberapa unit juga dibangun di Desa Kubu dan Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dengan progres yang bervariasi, mulai dari tahap awal hingga mencapai 50 persen.
Sementara itu, lembaga DT Peduli mulai mengerjakan 45 unit huntap di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka, yang ditandai dengan dimulainya pemasangan bouwplank pada Senin, 13 April 2026.
Dukungan juga datang dari PT Takabeya Perkasa Group yang membangun tujuh unit huntap di Kecamatan Gandapura.
Pembangunan tersebar di beberapa desa seperti Blang Guron, Cot Tufah, Cubo, Teupin Siron, dan Samuti Aman. Saat ini, lima unit sudah masuk tahap pemasangan dinding, sementara dua unit lainnya selesai tahap awal konstruksi.
Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli, menyebutkan bahwa pembangunan huntap tahap pertama dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak yang telah berkomitmen membantu pemerintah daerah.
“Pembangunan ini diharapkan berjalan lancar agar masyarakat terdampak, khususnya yang rumahnya rusak berat atau hilang berdasarkan hasil verifikasi tahap I BNPB, bisa segera menempati hunian yang layak,” ujarnya.
Pemerintah optimistis, dengan sinergi lintas pihak, proses pembangunan huntap ini dapat selesai tepat waktu dan menjadi solusi permanen bagi para penyintas bencana di Bireuen.(**)

0 Komentar