Breaking News

Satgas PRR Aceh Serahkan Bantuan Presiden Prabowo untuk Korban Banjir Bireuen

Direktur Jenderal (Dirjen) Adwil Kemendagri RI, Safrizal ZA didampingi Bupati Bireuen, H. Mukhlis (16/3) 


 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh menyalurkan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, Senin (16/3/2026).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh Safrizal ZA di gazebo Pendopo Bupati Bireuen. 

Penyerahan bantuan turut disaksikan Bupati Bireuen Mukhlis, Wakil Bupati Razuardi, Penjabat Sekretaris Daerah Hanafiah, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Bantuan dari Presiden tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak banjir dan berisi berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 250 eksemplar Al-Qur’an, 500 sajadah, 250 sarung, 250 mukena, 5.000 celana, 300 jaket, 1.000 kemeja, 1.000 sarung tambahan, 1.000 potong aneka pakaian, serta 500 jilbab.

Selain bantuan kebutuhan sandang dan perlengkapan ibadah, Satgas PRR Aceh juga menyerahkan 600 paket peralatan dapur guna membantu kebutuhan dasar keluarga korban banjir selama masa pemulihan pascabencana.
Pendataan Korban Jadi Kunci Percepatan Penanganan

Dalam arahannya, Safrizal ZA menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan proses penanganan pascabencana di Bireuen. Menurutnya, salah satu faktor penentu cepat atau lambatnya proses rehabilitasi adalah akurasi data korban bencana.

Ia menekankan agar pendataan dilakukan secara rinci menggunakan sistem by name by address, sehingga bantuan dan program pemulihan dapat disalurkan secara tepat sasaran.“Data korban bencana harus benar-benar akurat, by name by address, agar program penanganan tidak salah sasaran,” ujarnya.

Safrizal juga mengingatkan agar data korban sudah dilengkapi dengan pilihan lokasi hunian tetap, baik dalam bentuk hunian komunal maupun hunian tetap in situ di lokasi asal masyarakat terdampak.

Menurut Safrizal, apabila proses administrasi dan verifikasi data berjalan lancar, pembangunan hunian tetap bagi korban banjir di Bireuen dapat segera dimulai setelah Idulfitri.“Insyaallah, bila tidak ada kendala lagi, setelah Lebaran pembangunan hunian tetap segera dimulai,” kata Safrizal.

Pemerintah Kabupaten Bireuen menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak banjir. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi warga sekaligus membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana yang melanda daerah tersebut.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya