![]() |
Musrenbangdes di Gampong Cot Bada, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Aceh (9/1) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Dua gampong terdampak banjir di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, yakni Gampong Cot Bada Barong dan Gampong Cot Bada Tunong, mulai menata ulang arah pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pascabanjir yang digelar pada Jumat (8 Januari 2026).
Musrenbangdes yang berlangsung di gedung serbaguna masing-masing gampong ini menjadi forum strategis bagi pemerintah gampong dan masyarakat untuk merumuskan kembali prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan riil pascabencana.
Dalam forum tersebut, berbagai usulan mengemuka, terutama pada sektor pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat banjir. Normalisasi saluran drainase, perbaikan jalan gampong, serta pemulihan fasilitas umum menjadi agenda prioritas yang disepakati bersama.
Tak hanya fokus pada sektor fisik, Musrenbangdes juga menyoroti penguatan sektor nonfisik. Usulan di bidang sosial, budaya, olahraga, kepemudaan, hingga pemberdayaan masyarakat turut dibahas secara terbuka. Isu kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian khusus, termasuk penguatan layanan kesehatan, program pencegahan stunting, serta upaya peningkatan ekonomi keluarga.
Pemerintah Gampong menjelaskan bahwa sebagian program prioritas akan dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Sementara itu, sejumlah usulan berskala lebih besar akan diajukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen serta Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRK Bireuen. Pola sinergi lintas sumber pendanaan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Musrenbangdes dihadiri oleh Camat Peusangan Alfian, S.Sos., Kapolsek Peusangan AKP Abdullah, S.Sos., Danramil Peusangan Kapten Kav. Imron Suryadani, Keuchik Gampong Cot Bada Baroh Zulyadi, Pj Keuchik Gampong Cot Bada Tunong Syahruddin, serta unsur perangkat gampong, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga dari kedua gampong.
Musrenbangdes pascabanjir dinilai sebagai titik awal penting dalam proses pemulihan gampong, tidak hanya untuk membangun kembali infrastruktur, tetapi juga sebagai fondasi penyusunan data pembangunan serta penguatan kualitas sumber daya manusia. Forum ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan pascabencana harus dirancang secara partisipatif, terukur, dan berorientasi jangka panjang.
Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan para pemangku kepentingan, diharapkan arah pembangunan Gampong Cot Bada Baroh dan Cot Bada Tunong ke depan semakin tepat sasaran, memperkuat ketahanan sosial, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.(AAP)

0 Komentar