Breaking News

Hadir ke Pantee Lhong: TNI AL Bantu Warga Pasca Bencana

Satgas TNI AL Bantu warga Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, pasca Bencana Banjir Bireuen (30/12) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID
| Satuan Tugas (Satgas) TNI Angkatan Laut dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Lhokseumawe turun langsung membantu warga Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang terdampak banjir. Kehadiran prajurit TNI AL membawa harapan baru bagi masyarakat yang masih bergulat dengan sisa-sisa lumpur dan trauma pascabencana.

Puluhan personel TNI AL dipimpin Perwira Staf (Paster) Lanal Lhokseumawe, Kapten Laut Syahrizal, melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari bakti kesehatan, pembersihan fasilitas umum, hingga rumah-rumah warga yang tidak terjangkau alat berat. Kegiatan tersebut dipusatkan di meunasah dan kantor keuchik Gampong Pante Lhong pada Selasa (30/12/2025), sebelum diperluas ke titik-titik lain di lingkungan permukiman warga.

Fokus utama kegiatan adalah membersihkan sarana dan prasarana umum serta rumah warga dengan tingkat kerusakan berat, khususnya milik keluarga yang memiliki keterbatasan tenaga dan sarana untuk membersihkan lumpur sisa banjir. Selain kerja fisik, Satgas TNI AL juga mendirikan tenda school healing untuk pemulihan psikologis anak-anak, memberikan pengobatan gratis, serta layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Keuchik Gampong Pante Lhong, Murizal (46), mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang turun langsung membantu warganya.
“Hari ini masyarakat sangat terbantu. Hadir Muspika Kecamatan Peusangan, TNI Angkatan Laut lengkap dengan tim medis dan dokter, serta relawan mahasiswa Universitas Almuslim yang sedang melaksanakan kegiatan pengabdian,” ujarnya.

Kapten Laut Syahrizal menjelaskan, obat-obatan yang digunakan dalam layanan pengobatan gratis merupakan dukungan dari Puskesmas Peusangan dan TNI AL. Selain itu, personel Satgas juga membawa peralatan manual seperti cangkul dan gerobak dorong untuk membersihkan lumpur di lokasi-lokasi yang tidak dapat dijangkau eskavator.

“Kami juga menyalurkan bantuan logistik yang sebelumnya telah diambil oleh keuchik di Lanal Lhokseumawe pascabanjir, berupa beras, minyak goreng, air bersih, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya. Untuk masa bantuan, diperkirakan sekitar tiga hari, dan bisa diperpanjang sesuai kondisi lapangan serta dukungan unsur KRI dr. R. Soeharso/dr. Raziman Widyodiningrat-992,” kata Syahrizal.

Dalam layanan kesehatan, Satgas TNI AL menurunkan tiga orang dokter yang dipimpin Kapten Laut (Dokter) Putu dari Satgas Puskesal. Sementara pendampingan trauma healing melibatkan tim dari Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) Surabaya di bawah pimpinan Letkol Laut (P) Pris Arie Wibowo.

Camat Peusangan, Alfian, S.Sos, yang turut mendampingi kegiatan tersebut, menyatakan kehadiran TNI AL sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pendekatan yang humanis, penuh keakraban, dan kerja nyata terlihat jelas. Mulai dari trauma healing untuk anak-anak, pengobatan gratis, hingga pembersihan lumpur di rumah warga kurang mampu,” ujarnya.

Kehadiran Satgas TNI AL di Gampong Pante Lhong bukan sekadar operasi bantuan pascabencana. Di tengah keterbatasan alat berat, prajurit TNI AL hadir dengan peralatan sederhana, bekerja bersama warga membersihkan lumpur dan puing-puing banjir. Upaya ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya menyasar pemulihan fisik, tetapi juga pemulihan kesehatan dan psikologis masyarakat terdampak.(AAP) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya