![]() |
| Bupati Bireuen, H. Mukhlis bersama Kepala Badan Intelijen Negara, Muhammad Herindra, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Bupati Pijay menghadiri Relaunching AMANAH (23/4) |
BANDA ACEH, REAKSIONE.ID | Bupati Bireuen, Mukhlis, menghadiri relaunching gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus yayasan di kawasan Ladong, Aceh Besar, Kamis (23 April 2026) siang.
Agenda ini menjadi momentum penting dalam penguatan peran generasi muda Aceh. Sejumlah pejabat tinggi turut hadir, di antaranya Kepala Badan Intelijen Negara, Muhammad Herindra, yang secara langsung mengukuhkan pengurus Yayasan AMANAH. Hadir pula Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, unsur Forkopimda, para kepala daerah, hingga pimpinan perguruan tinggi di Aceh.
Dalam sambutannya, Muhammad Herindra menegaskan bahwa kehadiran fasilitas AMANAH bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi strategis untuk masa depan Aceh. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan gedung tersebut sebagai pusat inovasi dan pengembangan kapasitas generasi muda.
“Gedung ini harus menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas anak muda Aceh. Di sinilah mereka mengasah keterampilan, meningkatkan daya saing, dan membangun masa depan yang lebih unggul,” ujar Herindra.
Sementara itu, Mukhlis menyampaikan apresiasi atas relaunching AMANAH yang dinilai sebagai langkah konkret dalam mendorong pemberdayaan pemuda.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui BIN menjadi strategi efektif dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif.
“Ini peluang besar bagi generasi muda, termasuk dari Bireuen, untuk berkembang dan mandiri melalui berbagai sektor produktif,” kata Mukhlis.
Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) sendiri merupakan inisiatif yang berfokus pada pengembangan potensi pemuda di berbagai bidang, seperti teknologi, pertanian modern, dan industri kreatif. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi inovatif yang berdaya saing tinggi dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.(**)

0 Komentar