![]() |
Bimbingan Teknis Forum Asosiasi Wakil Kepala Daerah se-Indonesia, hari ke dua di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta (28/4) |
JAKARTA, REAKSIONE.ID | Forum nasional Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswada) se-Indonesia menjadi ruang strategis bagi para wakil kepala daerah untuk menyuarakan aspirasi dari lapangan sekaligus merumuskan arah kebijakan terobosan.
Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta, Selasa (28/4/2026), menitikberatkan pada penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, menyampaikan bahwa materi pada hari kedua bimtek lebih difokuskan pada penguatan peran asosiasi pemerintah daerah dan DPRD sebagai mitra strategis dalam proses revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Forum Aswada bukan arena untuk menetapkan pasal yang kaku dan mengunci, melainkan ruang terbuka untuk mendengar aspirasi dari daerah serta meluruskan berbagai opsi kebijakan terobosan,” ujar Razuardi.
Ia menegaskan, pemerintah pusat memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah agar stabilitas politik tetap terjaga.
Dalam forum tersebut, sejumlah masukan dari para wakil bupati se-Indonesia mengemuka dan menjadi perhatian bersama. Di antaranya, dorongan kuat untuk merevisi UU Nomor 23 Tahun 2014 agar lebih responsif terhadap dinamika dan kebutuhan daerah.
Selain itu, isu harmonisasi hubungan antara bupati dan wakil bupati juga disorot. Menurut para peserta, keharmonisan tersebut sangat bergantung pada komunikasi dan karakter individu masing-masing pimpinan daerah.
Forum juga menegaskan bahwa Aswada bukanlah bentuk pemisahan dari asosiasi kepala daerah, melainkan entitas yang bertujuan memperkuat peran wakil kepala daerah dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah pusat di daerah.
Tak hanya itu, para peserta menilai keberadaan Aswada perlu diperjelas manfaat konkretnya, terutama dalam memberikan dukungan nyata kepada 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Dukungan tersebut diharapkan dapat disesuaikan dengan potensi dan karakteristik masing-masing daerah.
“Dengan jumlah anggota yang mencapai 514 wakil kepala daerah, Aswada memiliki kekuatan besar untuk mendorong percepatan pembangunan berbasis potensi lokal,” kata Razuardi.
Berbagai gagasan lain juga berkembang dalam forum tersebut, menandakan tingginya antusiasme para wakil kepala daerah dalam memperkuat peran asosiasi sebagai mitra strategis pemerintah.
Razuardi berharap, semangat dan niat baik para wakil bupati dalam membangun asosiasi ini terus mendapatkan bimbingan dan arah yang tepat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan nasional.
“Semoga setiap langkah yang diambil membawa manfaat besar bagi masyarakat dan mendapat ridha Allah SWT,” tutupnya.(**)

0 Komentar