Breaking News

Safari Perdana di Alue Krueb: Pemkab Bireuen Santunan Yatim dan Komit Perbaikan Pascabanjir

Safari Ramadhan Perdana Pemkab Bireuen di Masjid Al-Ikhlas, Gampong Alue Krueb, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng (23/2)


 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Pemerintah Kabupaten Bireuen memulai Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan menyasar wilayah terdampak banjir hidrometeorologi, yakni di Masjid Al-Ikhlas, Gampong Alue Krueb, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Senin (23/2/2026) sore. Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pascabencana.

Safari Ramadhan perdana ini dipimpin langsung Bupati Bireuen, Mukhlis, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, kepala SKPK, civitas akademika Universitas Almuslim, para asisten, camat se-Kabupaten Bireuen, serta unsur keamanan. Seluruh jajaran tampak kompak menyatu bersama masyarakat di halaman masjid jelang waktu berbuka.

Dalam sambutannya, Bupati  Mukhlis menegaskan Safari Ramadhan tahun ini dirancang menjangkau sembilan titik, yang dibagi dalam dua tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh dirinya, sementara tim kedua dipimpin Wakil Bupati.“Kita berharap kegiatan ini membawa berkah dan memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Mukhlis.

Ia secara khusus menyoroti kondisi Gampong Alue Krueb yang berbatasan langsung dengan Sungai Peusangan. Akibat banjir hidrometeorologi pada akhir 2025, sejumlah akses jembatan sempat terputus sehingga wilayah ini terisolir.

Mukhlis mengakui masih terdapat kekurangan infrastruktur, terutama jalan dan fasilitas pendukung lainnya. Pemerintah daerah, kata dia, telah memprioritaskan perbaikan secara bertahap pada tahun anggaran berjalan.“InsyaAllah kita sempurnakan secara bertahap. Alue Krueb ini gampong bersejarah, banyak melahirkan tokoh Aceh dan Bireuen,” tegasnya.

Safari Ramadhan juga diisi dengan penyerahan bantuan perlengkapan kebersihan untuk Masjid Al-Ikhlas. Selain itu, sebanyak 20 anak yatim di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng menerima santunan berupa buku tabungan Bank Aceh senilai Rp500.000 per anak. Langkah ini disambut haru para wali dan tokoh masyarakat setempat. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti, terutama bagi keluarga yang masih dalam tahap pemulihan ekonomi pascabanjir.

Ketua panitia, Tgk Tarmizi, ST, MM menyampaikan bahwa Safari Ramadhan perdana ini memang dirancang melibatkan seluruh unsur pimpinan daerah dalam satu tim besar sebagai simbol soliditas dan kebersamaan.

Tausiah Ramadhan disampaikan Tgk Muhammad Hafidh yang menekankan pentingnya silaturahmi sebagai bagian dari ibadah seorang pemimpin. Menurutnya, Safari Ramadhan menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus menguatkan tanggung jawab moral pemerintah dalam melindungi masyarakat.

Ia juga mengingatkan keutamaan ibadah di bulan suci Ramadhan sebagai sarana melatih kedisiplinan, mengendalikan hawa nafsu, memperbanyak amal, serta meraih ampunan Allah SWT.

Rangkaian safari Ramadhan diakhiri dengan buka puasa bersama dan shalat tarawih berjamaah yang diimami Tgk Royani, diikuti ratusan jamaah dari Gampong Alue Krueb dan sekitarnya.

Safari Ramadhan perdana ini menjadi pesan kuat bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi juga dalam fase pemulihan dan penguatan solidaritas sosial, terutama bagi warga yang terdampak bencana. Momentum Ramadhan pun dimaknai sebagai ruang memperkuat kebersamaan, empati, dan komitmen membangun Bireuen yang lebih tangguh.(AAP

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya