![]() |
| Pelantikan Tuha Peut Mukim Tgk di Tanoh Mirah di Aula Kantor Camat Peusangan (22/5) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Camat Peusangan, Alfian, S.Sos resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 11 anggota Tuha Peut Mukim Kemukiman Tgk di Tanoh Mirah periode 2026–2031 dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Aula Kantor Camat Peusangan, Jumat (22 Mei 2026).
Pelantikan tersebut dilakukan atas nama Bupati Bireuen berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bireuen Nomor 147/189 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Tuha Peut Mukim Kemukiman Tgk di Tanoh Mirah Kecamatan Peusangan.
Dalam susunan kepengurusan yang baru, Khaidir (35) dipercaya menjabat Ketua Tuha Peut Mukim. Ia didampingi Budi Faisal (45) sebagai Wakil Ketua serta Usrianti, S.Amd.Kep (32) sebagai Keurani.
Sementara anggota lainnya yang turut dilantik yakni Zulfa, S.Pd (40), Mawardi, S.Sos (59), Syuib (40), Susanto (44), Anwar (57), Salahuddin (62), Tarmizi (58), dan Andi Saputra (43).
Dalam sambutannya, Camat Peusangan Alfian menegaskan bahwa Tuha Peut Mukim memiliki posisi penting dalam memperkuat sistem pemerintahan adat sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat di wilayah kemukiman.
“Tuha Peut Mukim memegang peran strategis dalam menjaga harmoni sosial serta melestarikan adat dan nilai-nilai budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujar Alfian.
Ia menjelaskan, keberadaan Tuha Peut Mukim telah diatur dalam Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2009 tentang Pemerintahan Mukim. Lembaga tersebut menjadi representasi masyarakat di tingkat mukim yang dipilih melalui mekanisme musyawarah dan mufakat.
Menurut Alfian, tugas Tuha Peut Mukim tidak hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan mukim, tetapi juga menjaga kearifan lokal, memperkuat persatuan masyarakat, mengawasi penggunaan anggaran, hingga memediasi berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat.
“Tuha Peut Mukim bukan hanya penjaga adat dan budaya, tetapi juga menjadi penengah dalam setiap persoalan masyarakat. Mereka harus mampu menjaga stabilitas sosial dan membantu menyelesaikan sengketa secara bijaksana,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi antara Tuha Peut Mukim dengan perangkat mukim serta unsur pemerintahan lainnya demi mendorong pembangunan kawasan yang lebih maju dan sejahtera.
“Kerja sama yang baik akan memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, berbagai tantangan dapat diatasi untuk mewujudkan kawasan yang maju dan sejahtera,” tambahnya.
Prosesi pelantikan turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Peusangan, Kapolsek Peusangan AKP Abdullah, S.Sos, Danramil 04 Peusangan Kapten Kav. Imron Suryadani, Kepala KUA Peusangan Tgk Ismuhar, S.Ag, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pelantikan Tuha Peut Mukim tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi lembaga adat dalam menjaga stabilitas sosial, mempererat persatuan masyarakat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat kemukiman.(AAP)

0 Komentar