Breaking News

Warung Kopi Jadi “Posko Curhat” Warga, Kapolsek Idi Tunong Serap Informasi Kamtibmas

Ipda Saiful Bahri, Kapolsek Idi Tunong, Aceh Timur, Serap Informasi Kamtibmas melalui “Ruang Dialog Terbuka” di Warung Kopi (10/4) 

 ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Cara unik dan membumi dilakukan Kapolsek Idi Tunong, Ipda Saiful Bahri, dalam menjaga keamanan wilayah. Ia memilih warung kopi sebagai “Ruang Dialog Terbuka” untuk menyerap langsung informasi dari masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui program bertajuk “Saweu Keude Kopi”, jajaran Polsek Idi Tunong turun langsung menyapa warga di Gampong Seuneubok Meureudu, Kecamatan Idi Tunong, Jumat (10/04/2026) pagi.

Dalam suasana santai khas warung kopi, Kapolsek berdialog dengan keuchik, perangkat gampong, hingga warga. 

Obrolan ringan pun berubah menjadi forum strategis untuk mendengar langsung keluhan, aspirasi, hingga potensi gangguan keamanan di lingkungan setempat.

“Warung kopi bukan sekadar tempat minum, tapi ruang interaksi sosial yang efektif. Di sini kami bisa mendengar langsung apa yang dirasakan masyarakat,” ujar Saiful Bahri.

Ia menegaskan, pendekatan humanis seperti ini penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga mengingatkan warga agar lebih bijak dalam menyikapi arus informasi, terutama dari media sosial yang kerap menjadi sumber hoaks dan provokasi.

“Kami minta masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Gunakan handphone dengan bijak agar tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Selain isu informasi digital, perhatian serius juga diarahkan pada ancaman penyalahgunaan narkoba. Saiful Bahri mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran barang haram tersebut.

“Peran masyarakat sangat penting. Jika ada tanda-tanda penyalahgunaan narkoba, segera laporkan ke pihak kepolisian, khususnya Polsek Idi Tunong,” imbuhnya.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari warga. Mereka menilai kehadiran polisi di ruang-ruang informal seperti warung kopi membuat komunikasi terasa lebih terbuka dan tanpa sekat.

Dengan pendekatan yang lebih dekat dan humanis, Polsek Idi Tunong berharap sinergi dengan masyarakat semakin kuat, sehingga situasi keamanan di wilayah hukum mereka tetap terjaga aman dan kondusif.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya