![]() |
| Murid TK Yayasan Nusa Indah Peusangan mengikuti edukasi kebakaran di Markas Damkar Kabupaten Bireuen, Aceh (11/4) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Suasana berbeda terlihat di Markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Induk Bireuen, Gampong Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Sabtu (11/04/2026). Ratusan murid TK Yayasan Nusa Indah Peusangan tampak antusias mengikuti edukasi kebakaran yang dikemas seru dengan konsep belajar sambil bermain.
Kegiatan ini menjadi pengalaman langka bagi para siswa, yang tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung melihat dan mencoba berbagai peralatan pemadam kebakaran.
Dalam sesi edukasi, anak-anak diperkenalkan dengan profesi pemadam kebakaran, jenis-jenis peralatan, hingga cara sederhana mencegah kebakaran sejak dini. Penyampaian materi dibuat interaktif melalui permainan, simulasi ringan, dan praktik langsung agar mudah dipahami oleh anak usia dini.
Keceriaan semakin pecah saat para murid diajak melihat dari dekat mobil pemadam, mencoba alat semprot air, hingga mengenal perlengkapan keselamatan seperti baju tahan api, helm, sepatu boot, dan alat bantu pernapasan (SCBA). Momen praktik penyemprotan air menjadi daya tarik utama yang membuat anak-anak bersorak gembira.
Penanggung jawab Damkar Bireuen, Safrizal, S.Pd., menunjuk M. Yani selaku Komandan Regu (Danru) Pos Damkar Juli sebagai instruktur utama. Ia memberikan penjelasan sederhana namun penting, mulai dari fungsi peralatan hingga teknik dasar penggunaan air saat pemadaman.
Tak hanya itu, para murid juga diajak mengikuti simulasi pemadaman api sederhana di halaman pos. Dengan didampingi guru, anak-anak mencoba memadamkan api menggunakan media drum yang telah disiapkan. Sebelum praktik, mereka diminta mengenakan mantel masing-masing sebagai bentuk edukasi keselamatan dasar.
Kegiatan ditutup dengan sesi bermain air bersama di lapangan, menciptakan suasana penuh tawa dan kegembiraan yang tak terlupakan bagi para siswa maupun guru pendamping.
Danru Damkar menyampaikan, kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran, keberanian, serta pengetahuan dasar kepada anak-anak dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus mengenalkan profesi pemadam kebakaran sejak usia dini.
Sementara itu, Kepala TK Yayasan Nusa Indah Peusangan, Erni Juniwan, S.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi seperti ini sangat penting untuk membangun pemahaman anak tentang bahaya kebakaran dengan cara yang menyenangkan.
“Alhamdulillah, kegiatan ini kembali terlaksana di tahun 2026. Anak-anak sangat senang dan mendapatkan pengalaman baru yang edukatif,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keceriaan. Edukasi ini diharapkan mampu membekali anak-anak dengan pengetahuan dasar kebencanaan sejak dini, sekaligus meninggalkan kesan positif yang membekas hingga dewasa.(**)

0 Komentar