![]() |
| H. Ruslan M. Daud, membuka musyawarah cabang PKB Aceh Tengah di Hotel Gayo Petro (12/4). |
TAKENGON, REAKSIONE.ID | Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M. Daud, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Tengah yang digelar di Hotel Gayo Petro, Minggu (12 April 2026).
Muscab PKB berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum konsolidasi kader dalam memperkuat peran politik di tengah masyarakat.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Ketua DPR Aceh Salihin, Ketua DPRK Aceh Tengah, para pimpinan partai politik lokal dan nasional, alim ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perempuan, hingga para reje dan keuchik (kepala desa).
Dalam sambutannya, Ruslan Daud yang akrab disapa HRD, menekankan pentingnya konsep “politik kehadiran” bagi seluruh kader PKB. Ia menyebut, kader partai tidak boleh hanya hadir saat momentum pemilu, tetapi harus konsisten berada di tengah masyarakat.
“Seluruh kader PKB di Aceh, khususnya Aceh Tengah, harus menggaungkan politik kehadiran. Turun langsung ke petani, nelayan, buruh, dan masyarakat kecil lainnya hingga ke Akar Rumput. Jangan hanya butuh rakyat saat pemilu, tapi setiap saat wajib hadir,” tegasnya.
Konsep tersebut, lanjut HRD, sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang menekankan pentingnya kedekatan nyata antara partai dan rakyat.
Tak hanya itu, HRD juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat solidaritas dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana di Aceh Tengah.
“Kami hadir bukan untuk bertanding, tetapi untuk bersanding. Mari bersama-sama membangun daerah ini demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Muscab ini diharapkan menjadi titik awal penguatan struktur dan strategi PKB di Aceh Tengah, sekaligus mempertegas komitmen partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat secara berkelanjutan.(**)

0 Komentar