ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melaksanakan Shalat Jumat perdana Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Darussalihin Idi, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (20/2/2026). Kehadiran Mendagri menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Aceh sekaligus momentum silaturahmi dengan masyarakat di awal bulan suci.
Kedatangan Tito disambut Wakil Gubernur Aceh Fadlullah, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, serta tokoh agama dan ratusan jamaah yang memadati masjid kebanggaan warga Idi tersebut.
Bertindak sebagai khatib, Tgk. H. Muhammad Sufi Ibrahim atau yang dikenal sebagai Abi Paloh Gadeng menyampaikan khutbah bertema “Ramadan sebagai Momentum Pengendalian Diri dan Penguatan Iman.”
Dalam pesannya, ia mengajak umat Islam menjadikan puasa bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sarana menempa ketakwaan, menahan hawa nafsu, memperbanyak istighfar, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.
“Ramadan adalah madrasah ruhani. Di sinilah iman diuji dan solidaritas sosial diperkuat,” demikian inti pesan khutbah yang disampaikan dengan penuh kekhusyukan.
Shalat Jumat diimami oleh Ustaz Ar-Rayyan Maulana Zikri, hafiz 30 juz dari Dayah Darul Qur’an Aceh (DQA) Samahani, Aceh Besar. Ia juga merupakan putra Bupati Aceh Timur.
Kehadiran imam muda tersebut menambah kekhidmatan ibadah sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh Timur. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan dengan tartil dan suara merdu membuat jamaah larut dalam suasana spiritual Ramadan.
Momentum Jumat pertama Ramadan ini diharapkan menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran Mendagri dinilai membawa pesan penting tentang komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan, stabilitas daerah, serta percepatan pembangunan di Aceh Timur.
Selain ibadah, kunjungan kerja Mendagri juga disebut akan membahas sejumlah agenda strategis, termasuk penguatan koordinasi pemerintahan daerah dan dukungan terhadap program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ramadan 1447 H pun diawali dengan suasana religius dan penuh harap di Bumi Tanoh Rencong, ketika pemimpin pusat dan daerah bersatu dalam saf yang sama, meneguhkan nilai persaudaraan dan semangat membangun Aceh yang lebih baik.(AAP)

0 Komentar