Breaking News

Bumdesma GATRA Gandapura Defisit, Dana Penyertaan Modal Desa Dikembalikan

Musyawarah Antar Desa Bumdesma LKD GATRA di Balai Desa Kecamatan Gandapura, Rabu (20/5). 


 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Musyawarah Antar Desa (MAD) Bumdesma LKD GATRA Kecamatan Gandapura berlangsung dinamis di Balai Desa Kecamatan Gandapura, Rabu (20/5/2026). Forum tersebut membahas laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan pengurus hingga pembentukan panitia pemilihan pengurus baru.

Kegiatan itu dihadiri Pelaksana Harian Camat Gandapura Ramzi Husen, S.Sos, pengurus Bumdesma, BKAD, ABDesi, pendamping desa, serta para keuchik se-Kecamatan Gandapura.

Ketua APDESI Gandapura, Mauliadi, saat membuka musyawarah menyampaikan perjalanan terbentuknya Bumdesma LKD GATRA yang merupakan transformasi dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Sejak resmi berubah menjadi Bumdesma pada 2022, lembaga tersebut disebut tetap menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Transformasi ini dilakukan agar program pemberdayaan ekonomi masyarakat tetap berjalan dan berkelanjutan,” ujarnya dalam forum musyawarah.

Agenda utama dalam MAD tersebut meliputi penyampaian laporan akhir masa jabatan pengurus, laporan keuangan tahunan, hingga pembentukan panitia pemilihan pengurus baru Bumdesma LKD GATRA Kecamatan Gandapura.

Ketua Bumdesma LKD GATRA, M. Nasir, dalam laporannya menjelaskan program utama yang dijalankan selama masa kepengurusan masih berfokus pada kegiatan simpan pinjam keuangan bagi gampong-gampong di Kecamatan Gandapura guna mendukung permodalan masyarakat.

Ia juga memaparkan penggunaan anggaran selama tiga tahun kepengurusan, mulai dari honorarium pengurus, biaya operasional hingga administrasi lembaga. Dalam laporan itu turut diungkap kondisi keuangan Bumdesma yang kini mengalami defisit.

“Masa kepengurusan berdasarkan SK kecamatan telah berakhir, sehingga perlu segera dibentuk panitia pemilihan pengurus baru agar proses regenerasi berjalan sesuai ketentuan,” kata M. Nasir.

Sementara itu, Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Gandapura, Helmi, ST, mengungkapkan bahwa penyertaan modal Bumdesma bersumber dari kontribusi masing-masing gampong sebesar Rp5 juta per tahun. Namun, pelaksanaannya dinilai belum optimal karena masih ada desa yang belum menyalurkan maupun memanfaatkan dana tersebut secara maksimal.

Dalam forum yang berlangsung terbuka itu, Ketua BKAD Gandapura, Rijalul Fadli, turut membuka ruang diskusi terkait dana penyertaan modal yang masih mengendap agar dapat dimanfaatkan lebih efektif demi mendukung penguatan ekonomi desa.

Hasil akhir musyawarah menyepakati dana penyertaan modal sebesar Rp5 juta dari masing-masing gampong dikembalikan kepada Bumdes di setiap desa. Selain itu, forum juga menetapkan panitia pemilihan pengurus baru Bumdesma LKD GATRA beserta syarat dan mekanisme pemilihannya.

Musyawarah berlangsung penuh kebersamaan dengan harapan Bumdesma LKD GATRA tetap menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa di Kecamatan Gandapura melalui tata kelola yang lebih efektif dan transparan.(AAP) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya