![]() |
| Bupati Al-Farlaky Lantik 145 Pejabat dan pengawas dilingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Timur (30/3) |
ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Langkah penyegaran birokrasi dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky resmi melantik 145 pejabat administrator dan pengawas, Senin (30/3/2026), di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur.
Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 14 orang mengisi jabatan camat, sementara 131 lainnya merupakan pejabat pengawas di berbagai instansi.
Pelantikan ini disebut sebagai bagian dari strategi pembenahan organisasi sekaligus dorongan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Aceh Timur.
Dalam arahannya, Al-Farlaky menegaskan seluruh pejabat yang baru dilantik diberikan waktu satu tahun untuk membuktikan kinerja, prestasi, dan dedikasi.“Selama satu tahun ke depan akan kita evaluasi. Jika kinerjanya baik, tentu akan dipertahankan bahkan berpeluang promosi,” tegasnya.
Ia menambahkan, rotasi jabatan yang dilakukan saat ini mayoritas merupakan pergeseran posisi sebagai bentuk penyegaran organisasi. Evaluasi kinerja, kata dia, akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
Bupati juga mengingatkan pentingnya keselarasan kerja dalam mengikuti arah kepemimpinan daerah. Ia mengibaratkan pemerintahan sebagai sebuah perahu yang harus dikendalikan secara bersama.“Ikuti ritme kepemimpinan, maka kita akan mudah membawa perahu ini ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, para pejabat diminta meningkatkan disiplin, memperbaiki tata kelola administrasi, serta membangun kolaborasi lintas sektor.“Pemerintah tidak boleh lemah. Harus punya semangat kuat untuk membangun Aceh Timur,” katanya.
Tak hanya itu, peningkatan kapasitas diri juga menjadi perhatian. Para pejabat diminta terus mengasah kemampuan dan mengikuti perkembangan zaman agar mampu berinovasi dalam pelayanan publik.
Perhatian khusus diberikan kepada para camat yang bertugas di wilayah terdampak banjir. Bupati meminta mereka bergerak cepat dalam proses pemulihan pascabencana.
Mulai dari pembangunan infrastruktur, percepatan hunian sementara (huntara), hingga distribusi bantuan, seluruhnya harus dikawal secara maksimal.
“Camat harus mampu bekerja di bawah tekanan, terutama di daerah yang masih dalam penanganan bencana,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara camat dengan kepala desa serta perangkat gampong.“Persoalan di tingkat bawah harus bisa diselesaikan di kecamatan, tidak semuanya dibawa ke kabupaten,” tegasnya.
Khusus pejabat di level sekretaris dinas, Al-Farlaky mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dan soliditas tim kerja.“Yang kita bangun adalah kerja tim, bukan individu. Kalau tim solid, maka nama dinas dan pemerintah ikut terangkat,” katanya.
Ia pun menutup arahannya dengan menegaskan pentingnya dedikasi dan kompetensi dalam mendukung visi-misi pemerintah daerah.
Daftar Pergeseran Camat
Sejumlah nama camat mengalami pergeseran jabatan, di antaranya:
* Adnan, S.Ag menjadi Camat Peudawa (sebelumnya Camat Idi Tunong)
* Cut Sriwahyuni, S.E menjadi Camat Simpang Jernih
* Taufiq Hidayat menjadi Camat Peureulak Timur
* Furqan Febriansyah, S.STP., M.AP menjadi Camat Birem Bayeun
* Zainal Abidin, S.E menjadi Camat Rantau Selamat
* Mahyuddin, S.Pd., M.AP menjadi Camat Ranto Peureulak
* Ihram, S.Sos tetap sebagai Camat Peureulak Barat
* Zulfikar, S.E., M.AP menjadi Camat Madat
* Rafli, S.E menjadi Camat Darul Ihsan
* Hasdiansyah Mulyadi, S.T menjadi Camat Peunaron
* Adnan, S.Ag menjadi Camat Darul Aman
* Iskandarsyah, S.E., M.AP menjadi Camat Peudawa
* Muhammad, S.Pd.I., M.A menjadi Camat Julok
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap roda pemerintahan semakin efektif, responsif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta penanganan bencana di daerah.(**)

0 Komentar