Breaking News

Bupati Mukhlis Lepas 359 Jemaah Haji Bireuen, Satu Calon Haji Batal Berangkat Karena Wafat

Pelepasan 359 Jemaah Haji di Halaman Mesjid Agung Sulthan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh (8/5) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti halaman Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Jumat (8/5/2026), saat Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melepas keberangkatan 359 jemaah haji asal Kabupaten Bireuen menuju Tanah Suci.

Prosesi pelepasan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Bireuen, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala SKPK, tokoh agama, serta keluarga jemaah yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Munawar, S.K.M., M.Kes, menyampaikan bahwa pemberangkatan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dibagi dalam dua kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Aceh.

Kloter 5 BTJ terdiri dari 148 jemaah asal Bireuen yang akan bergabung dengan jemaah dari Aceh Tengah, Sabang, Gayo Lues, dan Pidie Jaya. Para jemaah dijadwalkan masuk asrama haji pada 9 Mei 2026 pukul 07.00 WIB dan diberangkatkan ke Arab Saudi pada 10 Mei 2026 pukul 06.40 WIB.

Sementara itu, Kloter 8 BTJ membawa 211 jemaah asal Bireuen yang bergabung dengan jemaah dari Aceh Besar dan Gayo Lues. Mereka dijadwalkan masuk asrama pada 12 Mei 2026 pukul 12.00 WIB dan berangkat menuju Tanah Suci pada 13 Mei 2026 pukul 13.40 WIB.

Namun, di tengah persiapan keberangkatan, kabar duka turut menyelimuti rombongan calon haji Bireuen. Seorang calon jemaah atas nama Yusri Umar, warga Desa Cot Batee, dilaporkan batal berangkat setelah meninggal dunia sebelum jadwal keberangkatan.

Pemerintah Kabupaten Bireuen juga mencatat keberagaman usia jemaah tahun ini. Jemaah tertua tercatat atas nama Katijah Abdul Gani Umar, 97 tahun, warga Desa Blang Panyang, Kecamatan Samalanga. Sedangkan jemaah termuda adalah Imran Usman, 18 tahun, asal Desa Lueng Kuli, Kecamatan Peusangan Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengingatkan seluruh jemaah agar meluruskan niat ibadah semata-mata karena Allah SWT serta menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Bapak dan Ibu jemaah haji adalah tamu Allah sekaligus duta bangsa. Harkat dan martabat bangsa melekat pada diri Bapak dan Ibu. Karena itu, jagalah sikap, perilaku, serta nama baik Indonesia selama berada di Tanah Suci,” ujar Mukhlis di hadapan para jemaah.

Ia juga meminta para calon haji disiplin menjaga kebugaran fisik dan mematuhi seluruh aturan maupun protokol kesehatan selama berada di Arab Saudi.

Selain itu, Bupati Mukhlis turut menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan keselamatan keluarga, para ulama, umara, serta masyarakat Bireuen di tempat-tempat mustajab.

“Pemerintah Kabupaten Bireuen juga memohon doa agar daerah kita senantiasa dijauhkan dari musibah dan pembangunan yang sedang dijalankan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Prosesi pelepasan ditutup dengan pembacaan basmalah dan doa bersama. Dengan penuh harap, Bupati Mukhlis melepas keberangkatan para tamu Allah tersebut agar memperoleh kelancaran selama menjalankan ibadah dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabrurah.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya