Breaking News

HRD Serap Aspirasi Warga Aceh Utara: Irigasi Mangkrak hingga Jalan Rusak Jadi Sorotan

H. Ruslan Daud, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, serap Aspirasi Masyarakat di Desa Ujong Baroh, Kecamatan Tanah Luas (3/5/).

 ACEH UTARA, REAKSIONE.ID | Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi warga di Kabupaten Aceh Utara. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun sarat keluhan itu, isu krusial seperti irigasi terbengkalai hingga infrastruktur jalan rusak mengemuka sebagai persoalan mendesak yang membutuhkan penanganan serius.

Kegiatan tersebut digelar di sela acara silaturahmi dan syukuran Safar Haji Sekretaris Wilayah DPW PKB Aceh, Tgk Mujlisal, di Desa Ujong Baroh, Kecamatan Tanah Luas, Minggu (3 May 2026). 

Sejumlah perangkat desa, tokoh masyarakat, serta petani hadir dan memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan langsung kondisi riil yang mereka hadapi.

Salah satu persoalan utama yang disampaikan adalah belum berfungsinya Bendung Irigasi Daerah Irigasi (DI) Krueng Pase. Padahal, bendung yang terletak di perbatasan Desa Lubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, dan Desa Maddi, Kecamatan Nibong, itu telah lama diharapkan menjadi solusi pengairan bagi ribuan hektare lahan pertanian.

Warga menyebut, meski pembangunan bendung telah diperjuangkan, jaringan irigasi pendukung justru mengalami kerusakan parah dan pendangkalan. Akibatnya, air belum bisa mengalir ke sawah, membuat banyak lahan pertanian terbengkalai selama bertahun-tahun.

“Kami sangat berharap normalisasi dan perbaikan jaringan irigasi segera dilakukan agar sawah kami bisa kembali digarap,” ujar salah satu petani dalam forum tersebut.

Tak hanya soal irigasi, kondisi jalan rusak di berbagai wilayah juga menjadi keluhan serius masyarakat. Tokoh masyarakat Tanah Luas, Nasruddin, secara tegas meminta HRD untuk terus memperjuangkan alokasi anggaran dari pemerintah pusat, termasuk melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

“Kami memohon agar pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan irigasi, menjadi prioritas agar perekonomian masyarakat bisa kembali bergerak,” katanya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, HRD menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Aceh Utara di tingkat pusat. Ia menegaskan bahwa keberadaan irigasi Krueng Pase memiliki peran vital sebagai tulang punggung sektor pertanian di wilayah tersebut.

“Irigasi Krueng Pase ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat. Jika berfungsi optimal, maka sektor pertanian akan bangkit kembali,” ujarnya.

Terkait pembangunan dan perbaikan jalan, HRD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, dukungan semua pihak menjadi kunci agar usulan pembangunan dapat terealisasi melalui anggaran APBN.

Dengan berbagai persoalan yang disampaikan, masyarakat berharap kehadiran wakil rakyat tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan benar-benar mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan dasar mereka. 

Aspirasi yang disuarakan pun menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur di daerah masih menyisakan pekerjaan rumah yang belum tuntas.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya