Breaking News

Turun ke Peusangan: Mahasiswa PTIK Beri Tausiah dan Bantuan untuk Korban Banjir

Mahasiswa PTIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS memberi Tausiyah kepada masyarakat korban bencana di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh (16/2) 


 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Kepedulian terhadap warga terdampak banjir di Kecamatan Peusangan kembali ditunjukkan oleh Mahasiswa PTIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS. Mereka turun langsung ke lokasi bencana untuk memberikan pembinaan rohani sekaligus menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri pascabanjir.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Aparatur Gampong turut hadir menyambut rombongan mahasiswa, termasuk Keuchik setempat. Dukungan pemerintah desa menjadi simbol kuatnya kolaborasi dalam membantu warga bangkit dari keterpurukan.

Dalam tausiah yang disampaikan, mahasiswa PTIK mengajak masyarakat untuk tetap tegar dan tidak larut dalam kesedihan. Mereka menegaskan bahwa setiap manusia pasti diuji dalam kehidupannya, namun tidak ada cobaan yang diberikan melebihi kemampuan hamba-Nya. Warga juga diajak untuk memperkuat kesabaran dan keyakinan, karena di balik setiap ujian terdapat hikmah serta kemudahan yang akan menyusul.

"Terkesan haru saat warga menyimak pesan-pesan motivasi tersebut. Sebagian masyarakat masih merasakan dampak banjir, baik secara fisik maupun psikologis. 

Kehadiran mahasiswa PTIK menjadi suntikan semangat baru agar warga tidak kehilangan harapan.
Tak hanya memberikan penguatan mental dan spiritual, mahasiswa PTIK juga menyerahkan bantuan sosial. 

Bantuan tersebut berupa Al-Qur’an untuk meunasah setempat serta perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, dan kebutuhan salat lainnya. Meunasah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat di Aceh diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk kepentingan bersama.

"Tausiah dan bantuan menjadi bukti bahwa peran Polri melalui mahasiswa PTIK tidak sebatas pada aspek keamanan, tetapi juga hadir dalam misi kemanusiaan. Pendekatan spiritual dan sosial yang dilakukan diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan warga, sehingga kehidupan masyarakat di Kecamatan Peusangan dapat kembali berjalan normal.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, langkah kecil ini diharapkan menjadi energi besar bagi masyarakat untuk bangkit dan menatap masa depan dengan optimisme.(AAP

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya