![]() |
| Aksi Sosial Mahasiswa STIK Bersama Jajaran Polres Bireuen membersihkan Puskesmas Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Pasca Bencana (15/2) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Polres Bireuen bersama Mahasiswa PTIK STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat dengan menggelar bakti sosial di Puskesmas Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh, pascabencana banjir.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat gotong royong itu difokuskan pada pembersihan lingkungan puskesmas, terutama saluran drainase yang masih dipenuhi lumpur dan material sisa banjir.
"Dengan mengenakan perlengkapan sederhana, mahasiswa dan personel kepolisian bahu-membahu mengangkat endapan lumpur, membersihkan selokan, serta memastikan aliran air kembali lancar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah genangan air yang berpotensi menimbulkan penyakit, sekaligus mendukung percepatan pemulihan fasilitas layanan kesehatan yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.
Puskesmas Peusangan Siblah Krueng diketahui telah kembali beroperasi sekitar dua bulan setelah diterjang banjir. Namun, sejumlah titik di area fasilitas kesehatan itu masih menyisakan bekas lumpur dan dampak kerusakan lingkungan.
Kondisi tersebut mendorong mahasiswa PTIK dan jajaran Polres Bireuen untuk turun langsung membantu proses pembersihan lanjutan. Aksi ini tidak hanya bertujuan mempercepat pemulihan fisik bangunan, tetapi juga memastikan lingkungan puskesmas tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi pasien serta tenaga medis.
Bakti sosial ini menjadi wujud sinergi antara institusi pendidikan kepolisian dan aparat di wilayah dalam merespons kebutuhan masyarakat. Selain sebagai bentuk pengabdian, kegiatan tersebut juga memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana.
Melalui aksi nyata ini, Polres Bireuen dan mahasiswa PTIK berharap pelayanan kesehatan di Puskesmas Peusangan Siblah Krueng dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberi pesan bahwa pemulihan pascabencana adalah tanggung jawab bersama.
Semangat kolaborasi ini pun diharapkan menjadi contoh bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam situasi kemanusiaan dan kebencanaan.(AAP)

0 Komentar