![]() |
| Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlky menyerahkan Kunci Rumah Hunian Sementara (Huntara) kepada masyarakat korban bencana di Peunaron (13/2) |
ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Sebanyak 32 unit hunian sementara (huntara) di Gampong Penaron Baru, Kecamatan Penaron, resmi difungsikan untuk warga korban banjir, Jumat (13/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, sebagai bagian dari percepatan penanganan pascabencana.
Langkah ini menjadi angin segar bagi warga yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah memastikan, huntara ini menjadi solusi sementara sebelum pembangunan hunian tetap (huntap) direalisasikan.
Dalam sambutannya, Al-Farlaky meminta warga memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik. Ia berharap, menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman dan nyaman.“Rumah huntara ini silakan dimanfaatkan dan dijaga dengan baik untuk ditempati. Apalagi menjelang bulan puasa, bapak ibu semua bisa beribadah dengan aman dan lebih tenang,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan huntara bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga bagian dari pemulihan psikologis masyarakat agar bisa kembali menata kehidupan secara perlahan.
Tak hanya menyediakan bangunan sementara, pemerintah daerah juga menyalurkan sejumlah bantuan penunjang. Para penerima huntara mendapatkan uang stimulus, bantuan uang lauk, hingga perlengkapan perabot rumah tangga.
Bupati menegaskan, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga selama masa transisi menuju hunian tetap.“Tentunya ini sangat membantu masyarakat di sini sembari menunggu pembangunan huntap,” katanya.
Menjelang tradisi meugang yang merupakan kearifan lokal masyarakat Aceh dalam menyambut Ramadan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan bantuan daging bagi korban banjir. Bantuan tersebut disebut bersumber dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Kita saat ini sedang menyiapkan daging meugang bantuan Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini akan kita dorong semaksimal mungkin agar bisa tersalurkan merata untuk korban banjir,” ungkap Al-Farlaky.
Ia memastikan distribusi bantuan akan diprioritaskan kepada warga terdampak agar tetap bisa menjalankan tradisi meugang dan menyambut Ramadan dengan penuh kebersamaan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga berkomitmen terus mengupayakan tambahan bantuan selama Ramadan berlangsung. Upaya ini mencakup dukungan logistik serta percepatan realisasi hunian tetap agar warga bisa segera kembali menempati rumah permanen.
Dengan diresmikannya 32 huntara di Penaron Baru, pemerintah berharap fase darurat segera terlewati dan masyarakat bisa fokus pada pemulihan ekonomi serta kehidupan sosial yang sempat terhenti akibat bencana.

0 Komentar