Breaking News

Spirit Religius: Makam Umum “Raudhatul Jannah” Gampong Bayu Diresmikan

Peresmian Makam Umum Raudhatul Jannah di Gampong Bayu, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh (13/2) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, masyarakat Gampong Bayu meresmikan Makam “Raudhatul Jannah” dalam sebuah rangkaian acara religius yang khidmat, Jumat (13 Februari 2026). 

Peresmian dilakukan langsung oleh Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Babussa’adah, Tgk. Zakaria Yusuf, yang akrab disapa Abati Zakaria.

Momentum sakral ini dirangkai dengan penutupan Pengajian Jamaah Pejuang Subuh serta kegiatan menyambut Ramadhan yang dipusatkan di Meunasah Gampong Bayu. Sejak dini hari, ratusan jamaah telah memadati lokasi untuk melaksanakan Shalat Subuh berjamaah sebelum mengikuti rangkaian tausiah dan doa bersama.

Dalam ceramahnya, Tgk. Zakaria Yusuf mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri tidak hanya untuk Ramadhan, tetapi juga untuk kehidupan setelah kematian.“Ramadhan harus kita siapkan sebaik mungkin. Ia bukan hanya ibadah tahunan, tetapi momentum memperbaiki diri sebagai bekal menuju alam kubur yang bahagia,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia menegaskan, puasa sebagai rukun Islam ketiga adalah kewajiban yang mengandung dimensi spiritual mendalam. Menurutnya, Ramadhan menjadi ruang pembersihan hati, penguatan iman, sekaligus refleksi tentang hakikat kehidupan dan kematian.

Usai tausiah, suasana semakin haru ketika jamaah saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan menjelang Ramadhan. Lantunan Shalawat Badar menggema di lingkungan meunasah, dipimpin oleh Jamaah Pejuang Subuh Gampong Bayu.

Kebersamaan ditutup dengan doa bersama dan makan bersama jamaah, memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. 

Puncak acara ditandai dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) papan nama Makam Umum “Raudhatul Jannah” oleh Tgk. Zakaria Yusuf. Nama tersebut memiliki makna mendalam: taman surga.

Menurutnya, penamaan itu bukan sekadar simbol, tetapi doa dan harapan bagi para almarhum yang telah lebih dahulu kembali kepada Allah.“Semoga kuburan ini menjadi salah satu taman dari taman surga bagi orang tua dan keluarga kita yang telah mendahului,” tuturnya.

Sementara itu, Tgk. Hanafiah M. Ali, S.Ag., M.A. menyampaikan apresiasi kepada Jamaah Pejuang Subuh dan tokoh masyarakat yang telah menggagas pemberian nama makam umum tersebut. Selama ini, makam di depan Meunasah Gampong Bayu itu belum memiliki nama resmi.

Ia mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para ahli kubur, sekaligus menjadikan peresmian ini sebagai pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan menuju alam kubur.“Kita semua akan menuju ke sana. Semoga menjadi alam kubur yang bahagia dan sejahtera,” ujarnya.

Peresmian Makam Umum “Raudhatul Jannah” bukan sekadar seremoni administratif, melainkan refleksi spiritual kolektif masyarakat Gampong Bayu. Di tengah persiapan menyambut Ramadhan, warga diingatkan tentang pentingnya memperkuat amal, memperbaiki hubungan sesama, dan memperbanyak doa.

Dengan diresmikannya nama tersebut, kini Makam Umum Gampong Bayu resmi dikenal sebagai “Raudhatul Jannah”. Jamaah Pejuang Subuh pun menutup kegiatan dengan doa dan ucapan selamat menyambut Ramadhan 1447 H.

Sebuah awal yang sarat makna: menyambut bulan suci dengan kesadaran akhirat, memperkuat iman, dan menanam harapan agar setiap langkah menuju kehidupan selanjutnya berakhir dalam keberkahan.(AAP

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya