Breaking News

Dihadiri Mendagri: Putra Al-Farlky Jadi Imam Jumat Perdana Ramadan di Masjid Agung Darussalihin

Random kunjungan Mendagri hingga Shalat Jumat Ramadhan perdana yang dipimpin Ustaz Ar-Rayyan Maulana Zikri sebagai Imam di Mesjid Agung Darussalihin, Aceh Timur (dok) 


 ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Suasana Jumat pertama Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Darussalihin, Idi Rayeuk, dipastikan berlangsung istimewa. Putra Bupati Aceh Timur, Ustaz Ar-Rayyan Maulana Zikri, dijadwalkan menjadi imam pada pelaksanaan Shalat Jumat, Jumat (20/2/2026).

Momen tersebut kian menyita perhatian publik lantaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian direncanakan hadir langsung dalam rangkaian kunjungan kerja ke Aceh.
Pada pelaksanaan ibadah tersebut, yang bertindak sebagai khatib adalah Tgk. H. Muhammad Sufi Ibrahim atau yang dikenal sebagai Abi Paloh Gadeng, sementara posisi Imam dipercayakan kepada Ustaz Ar-Rayyan.

Ustaz Ar-Rayyan Maulana Zikri merupakan putra pertama Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky. Ia dikenal sebagai Hafiz 30 Juz yang menempuh pendidikan di Dayah Darul Qur’an Aceh (DQA) Samahani, Aceh Besar.

Di dayah tersebut, Ar-Rayyan memperdalam hafalan Al-Qur’an sekaligus menimba pendidikan agama di bawah bimbingan para ulama dan pengajar tahfiz. DQA sendiri dikenal sebagai salah satu pesantren unggulan di Aceh yang fokus pada pembinaan hafalan Al-Qur’an serta penguatan karakter santri.

Bupati Iskandar menyebut, penunjukan putranya sebagai imam merupakan amanah besar sekaligus momen penuh makna bagi keluarga dan masyarakat.“Kepercayaan ini menjadi momen istimewa, bukan hanya bagi keluarga kami, tetapi juga bagi masyarakat Aceh Timur dalam menyambut bulan suci Ramadan dengan suasana religius,” ujar Al-Farlaky, Kamis (18/2/2026).

Kehadiran Mendagri dalam Shalat Jumat perdana Ramadan itu menjadi bagian dari agenda kunjungan kerja di sejumlah wilayah Aceh. Berdasarkan jadwal yang disusun, Tito Karnavian lebih dulu menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi bersama Satgas DPR RI terkait penanganan pascabencana Sumatera di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2).

Selanjutnya, Kamis (19/2), Mendagri bertolak ke Aceh Tamiang untuk meninjau lokasi pembersihan praja serta menghadiri buka puasa bersama masyarakat di Huntara Danantara, Desa Simpang IV, Kecamatan Karang Baru. Lokasi tersebut dihuni sekitar 600 kepala keluarga atau 1.800 jiwa terdampak bencana.

Di sana, Mendagri dijadwalkan menyerahkan bantuan sekaligus memberikan ceramah Ramadan. Usai bermalam di Aceh Timur, pada Jumat (20/2), Mendagri akan melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Raya Aceh Timur sebelum menghadiri Shalat Jumat di Masjid Agung Darussalihin Idi.

Agenda berlanjut dengan penyerahan bantuan di sejumlah titik, di antaranya Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie Jaya hingga Banda Aceh. Di ibu kota provinsi, Mendagri juga dijadwalkan menyerahkan 1.000 mushaf Al-Qur’an serta mengikuti buka puasa dan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Raya.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut direncanakan berakhir pada Minggu (22/2/2026) dengan kepulangan ke Jakarta melalui Bandara Sultan Iskandar Muda.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyatakan kesiapan penuh menyambut kedatangan Mendagri dan memastikan seluruh agenda berjalan tertib dan aman.“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan khidmat, khususnya pada pelaksanaan Shalat Jumat pertama Ramadan yang menjadi momen istimewa bagi masyarakat Aceh Timur,” kata Al-Farlaky.

Jumat pertama Ramadan tahun ini pun diproyeksikan menjadi perpaduan antara momentum spiritual dan kunjungan kenegaraan, menghadirkan suasana religius yang kuat di tengah masyarakat Aceh Timur.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya