Breaking News

Rumah Diterjang Banjir, Pengawas Sambangi Kepala MIS Alue Limeng

Kunjungan Pengawas Madrasah ke Kediaman Kepala Sekolah MIS Alue Limeng, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh (8/1) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID
| Solidaritas terhadap insan pendidikan yang terdampak bencana kembali ditunjukkan Pengawas Madrasah Peduli Bireuen. Organisasi ini mengunjungi kediaman Mutia, S.Pd, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Alue Limeng, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang rumahnya rusak parah akibat banjir bandang disertai longsor.
Kunjungan kemanusiaan tersebut berlangsung pada Kamis (8/1/2026) di Desa Teupin Mane, salah satu wilayah yang terdampak cukup serius akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Bireuen dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Pengawas Madrasah Peduli Bireuen, Drs. Ridhwan, M.Pd, menyampaikan rasa duka dan empati mendalam atas musibah yang menimpa kepala madrasah tersebut. Ia menegaskan kehadiran para pengawas bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama insan pendidikan.
“Kami hadir langsung untuk memberikan dukungan moril dan meringankan beban Ibu Mutia. Musibah ini adalah ujian berat, namun kami berharap beliau diberi kekuatan, kesabaran, serta ketabahan dalam menghadapinya,” ujar Ridhwan.

Ridhwan menjelaskan, berdasarkan hasil peninjauan di lokasi, rumah yang ditempati Mutia, S.Pd mengalami kerusakan signifikan akibat terjangan banjir bandang yang datang secara tiba-tiba, diperparah dengan longsor dari kawasan sekitar permukiman.

Hal senada disampaikan Abdullah Ali, M.Pd, salah satu anggota Pengawas Madrasah Peduli Bireuen. Ia menuturkan, derasnya arus banjir membuat rumah korban tidak mampu bertahan, sehingga mengalami kerusakan berat dan membahayakan keselamatan penghuninya. “Banjir datang tanpa banyak waktu untuk menyelamatkan barang-barang. Kondisi ini tentu meninggalkan duka mendalam. Karena itu, kami turun langsung untuk menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas,” ungkap Abdullah.

Dalam kunjungan tersebut, Pengawas Madrasah Peduli Bireuen turut menyerahkan bantuan kepada korban, sebagai wujud dukungan moril dan kemanusiaan di tengah situasi sulit yang dihadapi.
Sementara itu, Mutia, S.Pd, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan. 

Ia mengaku sangat tersentuh atas kehadiran para pengawas madrasah yang datang langsung ke lokasi bencana.
“Kehadiran Bapak dan Ibu Pengawas sangat berarti bagi kami. Terima kasih atas bantuan, doa, dan kepedulian yang diberikan. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan dengan keberkahan dan keselamatan,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Aksi kemanusiaan ini menjadi cerminan kuatnya solidaritas antarinsan pendidikan di Kabupaten Bireuen. Di tengah bencana, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus dijaga sebagai bagian dari nilai kemanusiaan yang harus selalu dirawat.(AAP

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya