Breaking News

Ruang Kelas Jadi Kubangan Lumpur, TNI–Guru–Siswa Berpacu dengan Waktu

Gotong Royong TNI-Guru dan Siwa membersihkan limbah Banjir di SMAN 1 Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh (1/12) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | 
Awal tahun 2026 diwarnai semangat kebersamaan di SMK Negeri 1 Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh. Puluhan prajurit TNI bersama para guru dan siswa bahu-membahu membersihkan lumpur sisa banjir yang menutupi lingkungan sekolah, Kamis (1 Januari 2026).

Sekolah kejuruan tersebut sebelumnya terendam banjir dengan endapan lumpur setinggi lebih dari satu meter. Akibatnya, sejumlah ruang kelas, kantor guru, hingga fasilitas penunjang pendidikan dipenuhi lumpur, sementara dokumen penting dan buku pelajaran dilaporkan rusak bahkan hilang.

Kondisi ini menjadi tantangan serius mengingat kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026. Untuk mempercepat pemulihan, personel TNI dari Batalion Infanteri TP 837/KT Kodam V/Brawijaya diterjunkan ke lokasi, didukung personel Kodim 0111/Bireuen serta alat berat dari Zidam Iskandar Muda (IM).

Komandan Lapangan Batalion Infanteri TP 837/KT Kodam V/Brawijaya, Letnan Dua Infanteri Lambangwan, mengatakan keterlibatan TNI merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan pascabencana.

“Kami fokus membantu percepatan pembersihan agar sekolah bisa segera difungsikan kembali. Pendidikan adalah kepentingan bersama yang harus kita jaga,” ujar Lambangwan di sela kegiatan.

Di lapangan, prajurit TNI bekerja membersihkan lumpur dari ruang-ruang kelas dan halaman sekolah dengan peralatan seadanya, mulai dari cangkul, sekrop, kereta sorong, hingga papan lebar yang dimodifikasi untuk mengangkat lumpur yang mengeras.

Semangat gotong royong juga ditunjukkan para guru dan siswa. Mereka membersihkan ruang kelas serta memilah dokumen dan buku yang masih dapat diselamatkan. Sejumlah siswa, khususnya anggota Pramuka, tampak antusias membantu, menyadari pentingnya kesiapan sekolah menjelang dimulainya kembali proses belajar.

Kepala SMK Negeri 1 Peusangan, Joko Trianto, ST, MPd, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, terutama TNI, yang turun langsung membantu pemulihan sekolah.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Kehadiran personel TNI dan alat berat sangat membantu percepatan pembersihan sekolah kami,” kata Joko.

Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan ini menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan masyarakat. Di tengah lumpur dan keterbatasan pascabencana, kehadiran prajurit memberi dorongan moral bagi guru dan siswa untuk bangkit.

Tahun baru 2026 di SMK Negeri 1 Peusangan memang diawali dengan tantangan berat. Namun semangat kebersamaan yang terbangun di tengah lumpur menjadi modal penting untuk memastikan dunia pendidikan tetap berjalan dan harapan masa depan generasi muda terus terjaga.(AAP

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya