![]() |
| Penyerahan Bantuan dari Pengawas Madrasah kepada siswa terdampak bencana banjir di MIN 47 Bireuen, Desa Punjot, Kecamatan Jangka (22/1) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabencana kembali ditunjukkan oleh Pengawas Madrasah Peduli Bireuen. Melalui aksi kemanusiaan, mereka menyalurkan bantuan kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 47 dan MIN 48 Bireuen yang terdampak banjir, termasuk yang kehilangan tempat tinggal akibat terjangan arus deras.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung pada Kamis (22/1/2026), diawali dengan kunjungan ke MIN 47 Bireuen di Desa Punjot, Kecamatan Jangka. Kehadiran rombongan pengawas madrasah disambut hangat oleh kepala madrasah, para guru, serta siswa.
Ketua Pengawas Madrasah Peduli Bireuen, Drs. Ridhwan, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi keluarga besar madrasah yang terdampak musibah.
Ia mengajak seluruh pendidik untuk tetap tegar dan tidak kehilangan semangat dalam menjalankan amanah pendidikan di tengah kondisi sulit. “Apa yang Bapak dan Ibu guru rasakan hari ini, itulah yang juga kami rasakan. Mari kita tetap kuat dan terus mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang tangguh. Kita berdoa semoga Allah SWT memberikan hikmah dan jalan terbaik di balik ujian ini,” ujar Ridhwan dengan penuh haru.
Sementara itu, anggota Pengawas Madrasah Peduli Bireuen, Hanafiah, S.Ag., MA, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa seragam sekolah serta perlengkapan belajar guna mendukung keberlanjutan pendidikan siswa.
Di MIN 47 Bireuen, bantuan diberikan kepada tiga siswa yang rumahnya hanyut akibat banjir, yakni Ardan Saputra (kelas III B) warga Pasie, Rizki Maulana (kelas VI) warga Pulo Pineng Meunasah Dua Pasie, serta Nazila Asyila (kelas VI) warga Pasie.
Kepala MIN 47 Bireuen, Sarjani, S.Ag, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan. “Kami sangat terharu atas kepedulian para pengawas madrasah. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban siswa, tetapi juga menguatkan semangat kami sebagai pendidik untuk terus berjuang demi masa depan anak-anak,” ungkapnya.
Usai dari MIN 47, rombongan melanjutkan kunjungan ke MIN 48 Bireuen di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka. Sambutan hangat kembali mengiringi kedatangan tim Pengawas Madrasah Peduli Bireuen.
Kepala MIN 48 Bireuen, H. Fazliadi, S.Ag, menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada para siswa terdampak banjir. “Kehadiran Pengawas Madrasah Peduli Bireuen sangat berarti bagi kami. Selain memberi semangat, bantuan seragam sekolah bagi siswa yang kehilangan rumah sangat membantu keberlangsungan pendidikan mereka,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sebanyak 14 siswa MIN 48 Bireuen terdampak parah akibat banjir dan kehilangan tempat tinggal.
“Kami benar-benar terharu atas perhatian ini. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan para pengawas madrasah dengan pahala yang berlipat ganda,” tambahnya.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas insan pendidikan di Kabupaten Bireuen. Tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan dasar siswa pascabencana, kegiatan ini juga berperan penting dalam memulihkan kondisi psikologis anak-anak serta menjaga semangat belajar agar tidak terputus oleh musibah.(AAP)

0 Komentar