Breaking News

Peduli Pendidikan: Polres Bireuen Percepat Pemulihan Sekolah Pascabanjir

Kabagren Polres Bireuen Kompol Hartana, S.Sos., Pimpin Aksi Sosial pembersihan pasca Banjir di UPTD SD Negeri 04 Reusep Dayah, Kecamatan Jangka (9/1/).

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan kembali diwujudkan secara nyata. Puluhan personel Polres Bireuen turun langsung melaksanakan aksi sosial pembersihan UPTD SD Negeri 04 Reusep Dayah, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, yang terdampak banjir, Jumat pagi (9 Januari 2026).

Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin oleh Kabagren Polres Bireuen Kompol Hartana, S.Sos., bersama Ketua Tim Kasat Binmas AKP Darmawi. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kapolsek Jangka Iptu Sofiannur beserta jajarannya, serta personel dari sejumlah polsek di wilayah hukum Polres Bireuen.

Kabagren Polres Bireuen Kompol Hartana mengatakan, kegiatan pembersihan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral Polri dalam mendukung pemulihan sarana pendidikan pascabencana. Menurutnya, sekolah merupakan fasilitas vital yang harus segera dibenahi agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, AKP Darmawi menjelaskan bahwa keterlibatan personel lintas polsek mencerminkan semangat solidaritas dan sinergi dalam membantu masyarakat terdampak bencana.“Pemulihan pendidikan harus menjadi prioritas bersama. Anak-anak tidak boleh terlalu lama kehilangan ruang belajar akibat bencana,” ujarnya.

Kepala UPTD SD Negeri 04 Reusep Dayah, Sufyan, S.Pd., mengungkapkan bahwa banjir yang melanda kawasan tersebut menyebabkan hampir seluruh area sekolah terendam air. Ketinggian air saat kejadian mencapai lebih dari satu meter, mengakibatkan lumpur mengendap di dalam ruangan dengan ketebalan bervariasi antara 1 hingga 50 sentimeter.

“Sekolah ini memiliki enam ruang kelas, satu ruang pustaka, satu ruang guru, dan satu ruang UKS. Sebagian mobiler dan buku pelajaran mengalami kerusakan akibat terendam banjir. Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Bireuen beserta jajaran yang telah mengerahkan puluhan personel untuk membantu membersihkan lingkungan sekolah,” kata Sufyan.

Ia menambahkan, proses pembersihan sebelumnya telah dilakukan secara bergotong royong bersama komite sekolah dan warga sekitar. Namun, kondisi halaman sekolah yang masih berlumpur memerlukan tenaga tambahan agar sekolah dapat kembali digunakan secara maksimal. Di tengah keterbatasan tersebut, sejumlah siswa sudah mulai datang ke sekolah, tidak hanya untuk mengikuti kegiatan belajar, tetapi juga terlibat dalam pembersihan sebagai bagian dari pembelajaran nilai kepedulian dan kebersamaan.

Aksi sosial yang dilakukan Polres Bireuen ini menunjukkan peran Polri yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam memastikan keberlangsungan pendidikan. Di tengah bencana alam yang mengganggu aktivitas belajar, respons cepat dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi.

Sinergi antara aparat kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sarana pendidikan pascabencana serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun generasi yang tangguh dan berdaya saing.(AAP

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya