Breaking News

Jelang Ramadhan: Ibu-Ibu Pejabat Bireuen dan Donatur Salurkan Bantuan di Babah Suak

Penyerahan bantuan dari Ibu-ibu pejabat kepada korban bencana banjir di Gampong Babah Suak, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen, Aceh (27/1) 

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | 
Kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali mengalir dari tangan-tangan penuh empati. Menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah ibu-ibu pejabat Kabupaten Bireuen bersama para donatur menyalurkan bantuan khusus bagi para ibu korban banjir di Gampong Babah Suak, Kecamatan Kutablang, Selasa (27 Januari 2026).

" Bantuan tersebut berasal dari Ayu Razalegh Singapore Group dan Pengajian Andalusia Jakarta, sebagai respons atas bencana banjir Hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen.

Berbagai kebutuhan perempuan dan perlengkapan ibadah dibagikan, mulai dari pakaian baru untuk ibu-ibu, mukena, sajadah, hingga perlengkapan ibadah lainnya untuk persiapan menyambut Ramadhan.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Nyoe Hj Sadriah, SKM, MKM, bersama Ibu Wakil Bupati Bireuen Hj Hiryani Razuardi, selaku Ketua PD BKMT Kabupaten Bireuen. Kegiatan tersebut turut didampingi ibu-ibu Forkopimda Kabupaten Bireuen.

Turut hadir mendampingi, Ibu Camat Kutablang, Kepala Puskesmas Kutablang dr Emi Handriyani, serta tokoh-tokoh perempuan kecamatan, memperlihatkan sinergi lintas unsur pemerintahan dalam upaya kemanusiaan bagi warga terdampak bencana.

Penjabat Keuchik Babah Suak, Mahlil (51), menyebut gampong yang dipimpinnya menjadi salah satu wilayah terparah terdampak banjir akibat posisi permukiman yang sangat dekat dengan Krueng Peusangan.“ Jarak sungai yang dulu sekitar 60 meter, kini akibat erosi tinggal sekitar 4 meter. Kondisi ini membuat warga sangat rentan terdampak banjir setiap debit air meningkat,” ujar Mahlil. 

Ia menjelaskan, Gampong Babah Suak dihuni 63 kepala keluarga (KK). Seluruh bantuan yang diterima pada kegiatan tersebut dibagikan secara merata kepada warga.

Warga Terharu Terima Bantuan
Suasana haru menyelimuti Meunasah gampong saat bantuan diserahkan. Salah seorang warga, Salma M Amin (61), tak kuasa menahan air mata saat menerima paket bantuan.

“Terima kasih kepada para donatur, dan terkhusus kepada Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang sudah datang langsung. Kami benar-benar merasa diperhatikan,” ucapnya dengan suara bergetar.

Momen kepedulian bahkan terlihat spontan ketika sejumlah warga mendekati mobil Ibu Bupati. Mengetahui masih terdapat bal pakaian layak pakai di dalam kendaraan, bantuan tersebut langsung diserahkan kepada warga yang membutuhkan tanpa ragu.

Aksi kemanusiaan ini tak sekadar penyaluran logistik, namun menghadirkan sentuhan keibuan, empati, dan solidaritas sosial bagi para ibu korban banjir, terlebih menjelang bulan penuh berkah.

Di tengah keterbatasan pascabencana, kehadiran langsung para ibu pejabat serta dukungan tulus para donatur menjadi penguat moral, menghadirkan harapan, dan menegaskan bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri menghadapi musibah.

Kepedulian ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa peran perempuan, khususnya para ibu, sangat strategis dalam menjaga nilai kemanusiaan, memperkuat ketahanan sosial, serta menghadirkan kehangatan saat masyarakat berada dalam kondisi paling rentan.

“Semoga seluruh kebaikan ini menjadi amal jariyah dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus menebar kepedulian kepada sesama,” tutup Mahlil.(AAP

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya