![]() |
| Penyaluran 58 Ton Beras dan 11.616 Liter Minyak Goreng Bantuan Pangan di Komplek Kantor Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh (10/1) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Perum Bulog Cabang Lhokseumawe menyalurkan bantuan pangan berupa 58,08 ton beras dan 11.616 liter minyak goreng kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen. Penyaluran dilakukan secara kolektif melalui para keuchik gampong setempat, Sabtu (10 Januari 2026).
Koordinator Penyaluran (Distribusi) Bulog Cabang Lhokseumawe, Firdaus, didampingi Maulana, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program rutin nasional yang bersumber dari alokasi Bantuan Pangan Periode Oktober–November 2025 yang sempat tertunda akibat bencana banjir.
“Karena kondisi pascabencana dan perlunya validasi data penerima yang mayoritas terdampak, penyaluran dilakukan secara kolektif melalui keuchik masing-masing gampong,” ujar Firdaus.
Bantuan pangan tersebut disalurkan untuk 43 gampong di Kecamatan Jeunieb. Mekanisme kolektif dipilih guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran, cepat, dan tertib, mengingat sebagian warga penerima masih berada dalam proses pemulihan pascabencana.
Firdaus menambahkan, penyaluran ini merujuk pada Surat Persetujuan Badan Pangan Nasional Nomor 1096/TS.03.03/B/12/2025 tentang persetujuan penyaluran bantuan pangan periode Oktober–November 2025 secara kolektif di wilayah terdampak bencana, yang bersifat segera.
“Kuota bantuan pangan yang tertunda telah disalurkan secara kolektif dan terpusat di kantor kecamatan, untuk kemudian didistribusikan ke masing-masing gampong,” jelasnya.
Total bantuan yang diterima Kecamatan Jeunieb mencapai 58.080 kilogram beras serta 968 kotak minyak goreng dengan isi 12 liter per kotak, sehingga keseluruhan minyak goreng yang disalurkan mencapai 11.616 liter.
Sementara itu, Maulana menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan oleh Bulog Cabang Lhokseumawe telah menjangkau 11 kecamatan di wilayah kerja mereka. “Masih tersisa enam kecamatan lagi yang akan kami salurkan dalam beberapa hari ke depan,” katanya.
Amatan Reaksione.id mendapati, sebagian gampong langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat usai serah terima dari Bulog di lokasi. Namun, sebagian lainnya memilih mengangkut bantuan ke gampong untuk disimpan sementara sebelum disalurkan kepada warga sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah desa.
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Jeunieb yang masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi dan kehidupan sehari-hari pascabencana banjir.

0 Komentar