![]() |
| Jajaran Polres Bireuen Membersihkan Lumpur Fasilitas Umum di Gampong Kulu, Kecamatan Kuta Blang, paska banjir (23/1) |
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Puluhan personel Polres Bireuen turun langsung membersihkan endapan lumpur yang menutupi sejumlah fasilitas umum di Gampong Kulu, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Jumat (23/1/2026), pascabanjir hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.
Sejak pagi, personel Polres Bireuen terlihat berjibaku dengan lumpur di halaman Meunasah, Kantor Keuchik, hingga Gedung Posyandu. Dengan perlengkapan sederhana, mereka bahu-membahu memulihkan kebersihan lingkungan agar aktivitas pelayanan masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Kegiatan sosial tersebut melibatkan anggota dari berbagai satuan dan pos sektor jajaran Polres Bireuen. Aksi gotong royong ini dikoordinir langsung oleh Kompol Surianto selaku Ketua Tim, bersama Kasat Narkoba Polres Bireuen AKP Muhammad Khalil, SH.
Tanpa mengenal lelah, para personel menyisir setiap sudut fasilitas umum yang masih dipenuhi lumpur tebal. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian moral bagi warga yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.
Keuchik Gampong Kulu, Saiman (45), mengaku terharu atas kehadiran Polri di desanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang masih terdampak banjir, terutama dalam mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan pelayanan publik. “Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres Bireuen dan seluruh jajaran. Kehadiran Polri benar-benar memberi semangat bagi warga kami. Ini bukti nyata bahwa Polri hadir untuk masyarakat,” ujar Saiman.
Ia menjelaskan, Gampong Kulu yang berada di sekitar aliran Krueng Peusangan dan Jembatan Tingkeum Kutablang menjadi salah satu wilayah dengan dampak banjir paling parah. Bahkan, erosi akibat luapan air sungai membuat jarak antara permukiman warga dan bibir sungai kini tersisa sekitar lima meter. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, khususnya saat intensitas hujan kembali meningkat.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Polres Bireuen tidak hanya membantu membersihkan sisa-sisa banjir, tetapi juga menegaskan komitmen Polri sebagai institusi yang hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian menjadi nilai utama yang tercermin dalam aksi peduli kemanusiaan.
Lebih dari sekadar tugas, langkah yang dilakukan jajaran Polres Bireuen menjadi simbol kebersamaan dalam menghadapi bencana serta penguatan kepercayaan publik bahwa negara senantiasa hadir melalui aparatnya, terutama pada masa-masa sulit pascabencana.

0 Komentar