Breaking News

Bantuan Menumpuk di Gudang, BPBD Bireuen Buka Suara

Konferensi pers Pemerintah dengan wartawan terkait Penimbunan Bantuan Bencana yang menumpuk di Gudang BPBD Kabupaten Bireuen, Aceh (13/1) malam

 BIREUEN, REAKSIONE.ID
| Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menegaskan bahwa isu penimbunan bantuan logistik di gudang BPBD adalah tidak benar. Informasi yang beredar luas di media sosial. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Doli Mardian, SE, menegaskan bahwa logistik yang terlihat menumpuk di gudang merupakan stok bantuan yang masuk dan keluar secara dinamis, seiring tingginya intensitas distribusi selama masa tanggap dan pemulihan banjir. 

“Tidak ada penimbunan. Stok di gudang memang terlihat banyak karena hampir setiap hari kami menerima bantuan, baik dari donatur maupun dari BNPB. Namun seluruh barang tersebut terus disalurkan ke posko-posko pengungsian sesuai permintaan resmi dari para camat berdasarkan kebutuhan di lapangan,” kata Doli, Senin (13/1) malam dalam Konferensi pers di Pendopo Bireuen

Doli menjelaskan, sistem distribusi bantuan dilakukan secara terkoordinasi dan terdata, sehingga penyaluran logistik tidak bisa dilakukan secara serampangan tanpa permintaan dan verifikasi kebutuhan dari wilayah terdampak.

Terkait keberadaan sejumlah peralatan kerja seperti cangkul dan gerobak sorong yang masih tersimpan di gudang, BPBD memastikan bahwa barang-barang tersebut merupakan logistik baru yang baru tiba pada akhir pekan lalu. “Peralatan itu dipersiapkan untuk mendukung kegiatan pembersihan pascabanjir, baik untuk warga maupun petugas di lapangan. Bukan ditahan atau disengaja untuk tidak disalurkan,” ujarnya.

Dalam peninjauan gudang BPBD tersebut, Doli Mardian turut didampingi oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Hanafiah. Keduanya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap fokus pada kerja-kerja kemanusiaan dan pemulihan pascabencana.

Pemerintah Kabupaten Bireuen, lanjut Doli, tidak ingin energi penanganan bencana terganggu oleh informasi keliru yang berpotensi memicu keresahan publik. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Pemerintah daerah bekerja secara terbuka, transparan, dan maksimal demi memastikan seluruh korban banjir mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” tegasnya.

BPBD Bireuen juga membuka ruang bagi masyarakat dan pihak terkait untuk melakukan pemantauan serta koordinasi langsung terkait distribusi bantuan, guna memastikan proses penyaluran berjalan tepat sasaran dan akuntabel.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya