Breaking News

Roboh Diterjang Banjir: Zidam IM Percepat Pemasangan Jembatan Bailey Matang Nibong–Matang Bangka

Pemasangan Jembatan Bailey di Gampong Matang Nibong-Matang Bangka, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh (20/12

 BIREUEN, REAKSIONE.ID | Respons cepat ditunjukkan TNI Angkatan Darat melalui Satuan Zeni Daerah Militer Iskandar Muda (Zidam IM) dalam memulihkan infrastruktur vital yang rusak akibat banjir di Aceh. Jembatan penghubung antar gampong di perbatasan Matang Nibong–Matang Bangka, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, kini tengah dipacu pemasangan jembatan darurat Bailey agar segera dapat difungsikan kembali.

Pengerjaan jembatan tersebut berlangsung intensif sejak beberapa hari terakhir. Pada Sabtu (20/12/2025), personel Zidam IM tampak berjibaku menyusun rangka baja jembatan, bekerja tanpa mengenal waktu demi mempercepat pemulihan akses masyarakat.

Danton Lapangan (Jembatan) Zidam IM, Letda CZI. Indra Jaya, mengatakan bahwa percepatan pemasangan dilakukan karena jembatan tersebut merupakan akses utama penopang kehidupan warga.
“Personel kami bekerja maksimal menyelesaikan setiap tahapan pemasangan. Jembatan ini sangat vital karena menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Letda CZI. Indra Jaya.


Proses tahapan dan progres pemasangan jembatan Bailey di perbatasan Gampong Matang Nibong-Matang Bangka, Kecamatan Jeunieb, Bireuen (20/12) 

Ia menjelaskan, progres pengerjaan saat ini telah memasuki hari keempat dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu pekan, dengan tetap mengutamakan ketepatan konstruksi, kekuatan struktur, serta faktor keselamatan pengguna jalan.

Pemasangan jembatan Bailey ini merupakan bentuk tanggap darurat TNI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana alam. Seluruh personel dikerahkan secara terkoordinasi untuk memastikan jembatan dapat segera digunakan sebagai jalur penghubung antar wilayah.

Sinergi juga ditunjukkan oleh pemerintah gampong setempat. Keuchik Matang Bangka, Kafrawi Ismail, menyampaikan bahwa pihaknya turut menyediakan material pendukung berupa kayu untuk lantai jembatan serta tanah timbunan pada tanjakan di kedua sisi kepala jembatan guna memperlancar arus lalu lintas.

“Kami mendukung penuh pengerjaan ini agar akses warga bisa segera normal. Kehadiran jembatan Bailey sangat membantu masyarakat,” katanya.

Antusiasme warga pun terlihat jelas. Selama ini, masyarakat terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko sejak jembatan lama ambruk diterjang banjir pada 26 November 2025. Sebagai solusi sementara, pemerintah gampong sebelumnya membangun jembatan darurat dari kayu.

“Hari ini, jembatan alternatif tersebut sudah digantikan dengan jembatan Bailey yang dikerjakan langsung oleh prajurit Zidam IM. Saya setiap hari mendampingi proses ini bersama Babinsa Koramil 03/Jeunieb Kodim 0111/Bireuen,” ungkap Kafrawi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada TNI serta seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih atas kesigapan TNI dan perhatian pemerintah. Kehadiran jembatan ini sangat berarti bagi masyarakat Matang Nibong dan Matang Bangka,” ujarnya.

Dengan dipercepatnya pemasangan jembatan Bailey tersebut, diharapkan mobilitas warga segera kembali normal, aktivitas ekonomi bangkit, dan pelayanan publik dapat berjalan tanpa hambatan. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat rakyat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.(**) 

0 Komentar

© Copyright 2025 | Reaksione - Portal Berita Terkini dan Terpercaya