
Penyerahan secara simbolis bantuan PGRI Jawa Barat di Posko Kecamatan Peudada untuk korban bencana banjir Bireuen (12/12)
BIREUEN, REAKSIONE.ID | Rasa solidaritas lintas provinsi kembali hadir untuk warga Aceh yang terdampak banjir. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Barat menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan pakaian kepada PGRI Bireuen, Lhokseumawe, dan Bener Meriah. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Posko Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Jumat (12 Desember 2025) sore.
Ketua PGRI Provinsi Aceh, Almunzir Assalamy, M.Si, yang turut hadir mendampingi rombongan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian para guru dari Jawa Barat.
“Terima kasih atas perhatian dan solidaritas dari Gubernur Jawa Barat KDM serta PGRI Jawa Barat. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban warga dan para guru yang terdampak banjir, khususnya di Bireuen, Bener Meriah, dan Kota Lhokseumawe,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Cirebon, Ahmad Juhana, S.Pd., M.MPd, menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan kolaborasi antara Gubernur Jawa Barat, KDM, dan PGRI se-Jawa Barat.
“Program ini digagas sebagai wujud kepedulian kami terhadap saudara-saudara di Aceh. Bantuan yang disalurkan berasal dari sumbangan para anggota PGRI di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat dan para guru yang terdampak,” kata Ahmad Juhana.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Bireuen, Zia Ulhaq, S.Pd, mewakili para penerima di wilayah terdampak. Proses penyerahan berlangsung di Posko Peudada yang menjadi salah satu titik distribusi bantuan untuk korban banjir.
Turut hadir dalam penyaluran bantuan ini antara lain perwakilan PGRI Bener Meriah Dr. Dahrina MAAF, M.A, perwakilan PGRI Kota Lhokseumawe Novera Kusumawati Putri, M.Ag, serta jajaran pengurus PGRI Kabupaten Bireuen.
Almunzir berharap, dukungan dari berbagai pihak dapat mempercepat pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah daerah di Aceh dalam beberapa hari terakhir. “Solidaritas seperti ini menjadi kekuatan moral bagi para korban untuk bangkit kembali,” ucapnya.(**)
0 Komentar