
Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., Bupati Aceh Timur (4/12)
ACEH TIMUR, REAKSIONE.ID | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentoleransi praktik kenaikan harga barang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), terutama di tengah situasi sulit pascabanjir besar yang melanda sejumlah kecamatan selama sepekan terakhir.
Pernyataan tegas itu disampaikan Al-Farlaky saat menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi, Kamis (4/12/2025). Ia meminta masyarakat aktif melapor jika menemukan pedagang yang memainkan harga di pasar.
“Laporkan kepada kami jika ada yang menjual barang di atas HET. Kami bersama Kapolres dan Dandim akan menindak tegas,” kata Bupati.
Menurut Al-Farlaky, kondisi masyarakat Aceh Timur saat ini berada pada fase paling rentan. Banyak warga kehilangan rumah, harta benda, dan akses kebutuhan dasar. Karena itu, praktik mempermainkan harga di tengah bencana dinilai sebagai tindakan yang sangat meresahkan dan tidak berperikemanusiaan.
“Kondisi masyarakat kita sedang sekarat. Kita tidak boleh menambah beban mereka lagi. Soal ini akan kita kawal dengan serius,” ujarnya menegaskan.
Banjir besar yang terjadi sejak akhir pekan lalu telah merusak puluhan rumah, fasilitas umum, sekolah, serta menyebabkan korban jiwa. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mengerahkan sumber daya untuk memastikan bantuan tersalurkan merata dan cepat ke seluruh titik pengungsian.
Al-Farlaky menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mempercepat proses pemulihan setelah masa tanggap darurat. “Semoga musibah ini segera pulih, sehingga rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan cepat untuk membangun kembali Aceh Timur tercinta,” tutupnya.(**)
0 Komentar